BPJS menggelar acara ‘Public Expose Program JKN-KIS’,

BPJS menggelar acara ‘Public Expose Program JKN-KIS’,

Jakarta – Postkeadilan : Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-72 RI, BPJS Kesehatan menyelenggarakan ‘Public Expose Program JKN-KIS’,

Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak sangat baik terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia . Program ini membuka pelayanan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan.

Saat ini program JKN-KIS ini terus berkembang pesat. Jumlah peserta yang telah mengikuti program tersebut lebih dari 175 juta jiwa atau lebih dari 72 persen jumlah proyeksi penduduk Indonesia pada 2017.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Selasa (15/8/2017) di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jl Cempaka Putih, Jakarta Pusat.mengatakan “Melalui Public Expose Program JKN-KIS kami akan memaparkan apa saja yang telah dicapai oleh BPJS “

Peningkatan pelayanan kesehatan, setelah berjalan 3 tahun Program JKN-KIS juga berdampak terhadap perekonomian. Indonesia  menunjukkan bahwa kontribusi total JKN-KIS mencapai angka Rp 142,3 triliun pada 2016. Selanjutnya pada 2022 diprediksi akan meningkat hingga Rp 254 triliun.( Hasil penelitian (LPEM FEB UI) Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas )

“Program JKN-KIS dapat membangun mutu modal manusia untuk menuju yang lebih baik,dan Dampak Program JKN-KIS sifatnya positif dan berkelanjutan.” Ujar Kepala Kajian Grup Kemiskinan dan Perlindungan Sosial LPEM FEB UI Teguh Dartanto yang hadir dalam acara itu.
Team Postkeadilan

banner 468x60 banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

Perlu bantuan? Email kami disini! Ada yang bisa kami Bantu ?

← Prev Step

Terima kasih telah menghubungi kami. Kami akan kembali kepada Anda sesegera mungkin.

Please provide a valid name, email, and question.

Powered by LivelyChat
Powered by LivelyChat Delete History