Demi Suksesi Pemilu 2019, Petugas Kelelahan Bahkan Ada Yang Meninggal Dunia

Wartawan Penulis oleh: Balas

PostKeadilan – Tercatat sebanyak 90 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia pada pemilu serentak 17 April kemarin. Jumlah tersebut berdasarkan data per Senin (22/4).

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) jumlah petugas KPPS yang meninggal ini meningkat jika dibandingkan catatan sebelumnya per Minggu (21/4) kemarin yakni sebesar 54 orang.

“Kami perlu informasikan terkait dengan jumlah sementara sampai dengan yang di-update pukul 15.00 WIB tadi. Jumlah update terakhir petugas penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah itu sebanyak 90 orang meninggal dunia,” kata Ketua KPU Arief Budiman ditemui di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Selain meninggal dunia, sebanyak 374 petugas KPPS tercatat menderita sakit. Petugas yang meninggal dan sakit ini, berada di 19 provinsi Indonesia.

Menurut Arief, KPU saat ini telah melakukan pembahasan secara internal terkait santunan kepada petugas KPPS yang tertimpa musibah. Seusai rencana, pimpinan KPU bakal menggelar pertemuan dengan jajaran Kemenkeu membahas santunan.

“Besok direncanakan Sekjen akan melakukan (pertemuan) dengan para pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu),” imbuhnya.

KPU, kata Arief, mengusulkan santunan bagi petugas KPPS yang meninggal sebesar Rp 30 sampai Rp 36 juta. Kemudian petugas KPPS yang tertimpa sakit kritis mendapat santunan Rp 30 juta.

“Untuk petugas yang luka-luka kami mengusulkan besarannya maksimal Rp 16 juta. Jadi ini akan dibahas bersama Kemenkeu termasuk mekanisme pemberiannya. Termasuk mekanisme penyediaan anggarannya. Sebab, anggaran KPU tidak ada yang berbunyi nomenklaturnya santunan,” ungkap dia.

Sementara itu ditempat terpisah sebelumnya di Bekasi kota dan kabupaten Bekasi, pantauan awak media ini pasca pencoblosan tanggal 17 April 2019 memang terlihat wajah-wajah lelah dari pada petugas.

Ditemui Ketua KPPS Kelurahan Aren Jaya Kecacamatan Bekasi Timur, Bekasi kota, Arif tetap melayani petugas TPS yang beri laporan walau dirinya mengalami kelelahan. “TPS kita ada 192, Laporan sudah hampir semua sampai bang. Berjalan lancar, tapi kitanya ya begini..,” ungkapnya dengan mimik wajah kurang tidur kepada awak media ini di kantor Kelurahan Aren Jaya, Kamis (18/4/2019) siang.

Demikian dengan Ketua KPPS Desa Setia Mekar Kecamatan Tambun Selatan kab Bekasi, Misja yang temui Kamis (18/4/2019) siang itu di kantor Desa Setia Mekar sedang sakit.

“Kita masih menunggu beberapa TPS lagi bang.. Semua ada 109 TPS. Lagi kurang enak badan nih. Maaf ya bang,” keluhnya.

Halnya Wakapolsek Tambun, AKP Hery tetap tegar walau diri dan jajarannya habis begadang dalam pengamaman TPS.

“Seharian kita lakukan tugas pengamanan. Untuk di wilayah kita semua berjalan aman. Tidak ada hal kejadian yang menonjol di lapangan hingga saat ini,” beber Hery. (Tim)

banner 468x60 banner 468x60

Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Demi Suksesi Pemilu 2019, Petugas Kelelahan Bahkan Ada Yang Meninggal Dunia