Proyek Drainase Jalan Denai Tanpa Plank, Masyarakat Tuding Proyek Siluman

Wartawan Penulis oleh: Balas

 

Medan, PostKeadilan – Proyek drainase di Jalan Denai Kota Medan dituding sejumlah masyarakat adalah proyek siluman. Pasalnya, pekerjaan proyek yang kini tengah penggalian parit itu tanpa plank proyek.
Kemudian dari pada itu, karena pekerjaan lamban, masyarakat mulai kesal. Pantauan PostKeadilan ketika melintas di Jl. Denai, Rabu (16/11), terlihat sejumlah masyarakat disekitar pembangunan drainase marah. “Kemana pemborong kalian, kok lambat kali pekerjaaannya. Jadi terganggu jualan kami, apa pemborong kalian lari,“ demikian sebut beberapa warga Jl. Denai Kecamatan Medan Denai tepatnya didepan gg. Kumis 1.
Seperti diketahui, setiap proyek pemerintah harus memiliki plank proyek dan anggaran untuk itu pastinya sudah tersedia dalam anggaran proyek. Namun pengakuan masyarakat sekitar Jl. Denai Kecamatan Medan Denai terkait proyek drainase yang tengah dikerjakan sekarang itu, tidak ditemukan plank proyeknya.
“Kami bang tidak tahu, kami hanya pekerja disini,“ ujar para pekerja yang ditemui awak media ini senada, Rabu (16/11) siang.
Dipertanyakan siapa yang menyuruh kerja, para pekerja sebut Jul dan Kobul. “ Pengawas kami Kobul dan Jul. Abang hubungi saja lah bang. No bang Kobul 08137555xxxx dan no bang Jul 08227218xxxx,“ ucap salah seorang pekerja demi takut di marah ‘bos nya.
Di hubungi, Kobul mengaku pengawas para pekerja. “Tunggu ya bang, saya datang nih,” janji Kobul di ujung seluler, Rabu (16/11). Ditunggu hingga 2 jam, batang hidung Kobul pun tak kelihatan datang. Di hubungi kembali ke HP Kobul, tidak aktif hingga awak media ini permisi sore itu kepada para pekerja drainase yang ada.
Ke esokan hari, Kamis (17/11) dengan nomor HP yang sama, Kobul SMS agar awak media ini hubungi seseorang bermarga Tanjung berikut kontak person.
Dipertanyakan terkait plank proyek, Tanjung akui sudah hilang. “Ada kian, ntah kemana. Tanya saja ke PU lah,” kilahnya via HP, Kamis (17/11).
“Saya juga punya banyak teman di media online. Jabatan saya wakil sekretaris,” dalih Tanjung ungkap kedudukannya pada salah satu organisasi wartawan di Medan, Sumatera Utara.
Namun ketika diminta nama perusahaan yang mengerjakan proyek drainase Jl. Denai yang dimaksud, HP milik Tanjung seketika terputus dan tidak dapat dihubungi kembali.
Dipertanyakan ulang kepada Kobul nama perusahaannya dan sebagai jabatan apa ‘Tanjung dalam kegiatan proyek drainase itu, hingga pemberitaan, Kobul tak beri jawaban. Bersambung…………. (Tim)

banner 468x60

Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.