Suksesi.. Kejari Tobasa Serahkan Mantan Bupati Ke Lapas, Mantan Setdakab Proses Pelimpahan Pengadilan

Suksesi.. Kejari Tobasa Serahkan Mantan Bupati Ke Lapas, Mantan Setdakab Proses Pelimpahan Pengadilan

Tobasa, PostKeadilan – Suksesi kinerja Kejaksaaan Negeri (Kejari) Tobasa patut di acung jempol. Pasalnya, mantan Bupati Tobasa, Sumatera Utara, Pandapotan Kasmin Simanjuntak (64) kini menjalani hukumnya selama 1(satu) tahun 6(enam) bulan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Siborongborong, Tap.Utara, terhitung sejak, Senin (13/03).

Kecurigaan masyarakat Tobasa yang sempat tersoroti public terhadap kinerja penegak hukum ini sempat membuming, khususnya mengenai penangangan kasus mantan Bupati Tobasa, Sumatera Utara, Pandapotan Kasmin Simanjuntak (64), terpidana kasus korupsi Tindak Pidana Pencucian Uang(TPPU) pada “ acces road” pembangunan PLTA Asahan III di Dusun Batumamak,Desa Maranti Timur Kec.Pintu Pohan Meranti Tobasa.

“Itu resmi menjalanani masa penahanan (hukuman) setelah sebelumnya Kasasi yang diajukannya (Kasmin) kandas ditolak Mahkammah Agung (MA) Republik Indonesia (RI),” sebut Tim Kejaksaan Tobasa terdiri dari Parada Situmorang,SH,MH, Edward,SH,MH dan Diky Wahyu Aryanto,SH senada.

Tim Kejaksaan ini lah sebagai eksekutor putusan MA langsung mendampingi penyerahan mantan orang nomor satu Tobasa itu ke pihak Lapas Siborongborong. Selain itu, penyerahan mantan bupati ke-3 Tobasa ini dilakukan dengan penanda tanganan berita acara penyerahan terpidana dari pihak kejaksaan Tobasa kepada pihak Lapas di Siborongborong,Tapanuli Utara.

Kepala Kejaksaaan Negeri Tobasa melalui Kasi Intelijen (Kasi Intel) Frengky H.Pasaribu,SH,MH didampingi Kasi Pidana Khusus(Pidsus) Parada Situmorang,SH,MH, kepada wartawan diruang kerjanya, membenarkan penahanan (eksekusi) Kasmin ke Lapas kelas II B Siborongborong,Tap.Utara. “Penahanan terhadap mantan orang nomor satu Tobasa itu dilakukan sejak pukul 11.30 wib, Senin (13/03) itu, “ujar Frengky.

Sebagaimana diketahui, Kasmin sebelumnya telah melakukan upaya hukum (Kasasi) terhadap putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Medan yang menghukumnya selama 2 tahun penjara. Namun, kemudian putusan pengadilan Tipikor ,Nomor 24/PID.SUS.TPK/2015/PT.MDN tanggal 11 Deseber 2015 dengan keluarnya putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) yang menolak kasasi Kasmin, hingga akhirnya menjatuhkan putusan 1 (satu)tahun 6(enam) bulan penjara .

Putusan Kasasi yang diajukan Kasmin dalam kasus acces road Pembangunan PLTA Asahan III di Dusun Batu Mamak Desa Maranti Utara Kecamatan Pintupohan Meranti Tobasa ini lebih ringan(turun) setengah tahun dari putusan Pengadilan Tinggi (PT) Medan, sebelumnya memvonnis terdakwa Kasmin selama 2 tahun penjara.
Kemudian dalam amar putusan MA-RI Nomor 907/K/PID.SUS/2016 tanggal 16 Nopember 2016 atas kasasi Kasmin ,selain menetapkan hukuman penjara 1 tahun 6 bulan,terhadap terdakwa Kasmin ,juga dibebankan denda Rp 250 juta,apabila tidak dibayar akan dikenakan ganjaran hukuman badan 3 bulan.

Selanjutnya, terhadap terdakwa juga dijatuhkan pidana tambahan lain,berupa uang pengganti (UP) sebesar Rp 3,8 Milyar, dan bila dalam tempo satu bulan tidak dibayar terdakwa, maka akan dilakukan sita jaminan atas harta benda milik terdakwa.

Hal kasus mantan Setdakab, EP akan segera dilimpahkan ke Pengadilan. EP diduga lakukan korupsi senilai Rp.1,4 milyar yang terjadi dilingkungan Setdakab Tobasa pada tahun 2014 lalu, hingga menyeret EP salah seorang pejabat eselon III dilingkup Pemklab Tobasa sebagai tersangka (Tsk).

“Kasus yang bersumber dari kegiatan penyelesaian konflik pertanahan di Tobasa itu akan segera dilimpahkan ke pengadilan setelah selesai pemberkasan,” pungkas Kasi Pidsus Parada Situmorang,SH,MH didampingi Kasi Intel Frengky H.Pasaribu,diruang kerjanya, Selasa itu. (Denny. T)

banner 468x60 banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

1.153 Responses