Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsHumbahasVideo

Bupati Humbahas Ikuti Rakornas, Dibuka Oleh Presiden RI Joko Widodo

398
×

Bupati Humbahas Ikuti Rakornas, Dibuka Oleh Presiden RI Joko Widodo

Sebarkan artikel ini

Berita Humbahas, Post keadilan. Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE didampingi Inspektur Kabupaten Humbang Hasundutan, Drs. B.P. Siahaan, MM mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) melalui Video Conference (vidcon) yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Joko Widodo 14 juni 2022.

Rapat ini diikuti 2,247 peserta yang terdiri dari pimpinan Kementerian Lembaga Pemerintah Daerah dan Kepemimpinan APIP K/L/B dan Pemeriksaan Eksternal Pengawasan Intern Tahun 2022 ini mengambil tema “Kawal Produk Dalam Negeri Untuk Bangsa Mandiri”

Baca Juga :  Edukasi Parlemen Bagi Mahasiswa Rektor UPB Sambut Baik Kolaborasi Faizal Hafan Farid dan Ade Kuswara Kunang

Presiden dalam arahannya menyampaikan beberapa hal terkait ketidakpastian global yang tengah dihadapi oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Presiden meminta jajarannya untuk menyiapkan diri terhadap ancaman krisis pangan hingga krisis energi di Indonesia.

Presiden mengatakan bahwa situasi saat ini dalam situasi ketidakpastian global. Kepala Negara menyebut hal ini baru awal. “Berkali-kali saya sampaikan, bahwa situasi saat ini tidak mudah, situasi yang tidak gampang karena ketidakpastian global. Ancaman krisis pangan, krisis energi, kenaikan inflasi semua negara mengalami.” Ujarnya.

Baca Juga :  Turut Berdukacita, Pemuda Batak Bersatu Melayat Almarhum “N br Sinaga 26 april 2021

Meski demikian, Presiden mengatakan, ancaman krisis pangan sebetulnya bisa juga menjadi peluang besar bagi Indonesia. tetapi ancaman krisis pangan ini juga bisa dijadikan peluang karena lahan yang besar, banyak yang belum dimanfaatkan dan produktif.

Baca Juga :  Kejari Subang Serius dalam Penangan setiap Perkara,DPO Terpidana Kasus Laka Lantas ditangkap team Kejari di Demak Jawa Tengah.

Presiden menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan belanja pemerintah untuk produk dalam negeri, ketimbang barang impor. Presiden juga menyampaikan belanja pemerintah pusat dan daerah harus menciptakan nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan juga efisien tanpa mengesampingkan kualitas. “Jangan sampai kita yang memiliki APBN dan APBD, belinya produk impor.” Jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses