Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsJakarta

Praktek Pangkalan Ilegal jual beli minyak goreng curah hasil dugaan curian di wilayah Jakarta Timur

1
×

Praktek Pangkalan Ilegal jual beli minyak goreng curah hasil dugaan curian di wilayah Jakarta Timur

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – POSTKEADILAN. Truk tronton tangki isi muatan minyak goreng curah keluar masuk menuju pangkalan ilegal sekitar dua ratus meter dari pintu tol jalan bintara kelurahan pondok kopi kecamatan duren sawit jakarta timur sengaja untuk membelokkan menjual hasil muatan kepada penadahan. (14/1).

Pangkalan ilegal yang sudah lama beroperasi bekerja sama dengan pengemudi truk yang membawa minyak goreng curah direncanakan mencuri hasil muatan dengan harga jauh lebih murah dari pasar perusahaan ikut serta dirugikan kurangnya pengawasan dilapangan

Penadahan pasal 480 Kuhp penjara 4 tahun inisial laban pemilik pangkalan sudah kebal hukum dan semakin merajalela pelecehan terhadap wartawan menawarkan imbalan uang sebesar 25 ribu rupiah setiap sekali sebulan untuk tidak diberitakan hasil kegiatan kejahatan penadahan tersebut.

Baca Juga :  Desa Pangombusan Wakili Toba Lomba Desa Terbaik Tingkat Propinsi Sumut

Sesuai uu pers no: 40 thn 1999 tentang kejurnalisan pokok dan fungsi mencari berita dilarang menerima imbalan dari narasumber

Ada dugaan kuat dibekingi oknum tertentu penegak hukum wilayah duren sawit karena belum ada tindakan sampai berita ini diturunkan tidak tersentuh

Truk tangki setelah selesai mengeluarkan muatan menuju kembali lagi masuk tol jalan lintasan sisa tetesan minyak curah akibat berjatuhan dari tangki truk dijalan raya juga licin beberapa penguna kendaraan roda dua yang melintas tergelincir dijalan akibat sisa tetesan minyak curah. (Bersambung).

M.munthe

Penulis: Mansen MuntheEditor: Redaksi Postkeadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses