Kab. Bekasi, PostKeadilan – Sekembalinya Dra Hj Woro Sawitri, M.Pd menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Babelan, mendapat apresiasi dari warga sekolah.
Terkhusus para siswa dan Orang Tua (Ortu) murid, tampak keharuan dalam acara penyambutan Woro kembali menjabat sebagai Kepala Sekolah yang diselenggarakan pada hari Rabu (19/8/2026) di SMAN 1 Babelan.
Ortu murid mengatakan sangat merindukan sosok Woro yang telah berbuat banyak untuk kemajuan belajar anak-anak.
“Kami sangat berterimakasih kepada KCD (Kantor Cabang Dinas) Pendidikan Wilayah 3, atas kebijakan mengembalikan ibu Woro menjabat Kepala Sekolah lagi. Kami apreasiasi dan bahagia dengan putusan tersebut,” ujar Ramli Manurung, salah satu ortu murid yang diwawancarai PostKeadilan, Rabu (19/8/2026) siang.
Seperti diketahui, Woro sempat diperiksa secara kedinasan atas laporan dugaan intimidasi dan dugaan Pungli (Pungutan Liar) yang digembar-gemborkan pada bulan November 2025.
Sebagai ortu murid yang juga seorang praktisi hukum, Ramli membantah tuduhan itu.
“Tidak benar itu. Isu tersebut seperti sengaja dihembuskan buat menjatuhkan kredibilitas ibu Woro. Buktinya hari ini kami sebagai orang tua murid menyambut baik atas kedatangan beliau. Apalagi tetap menjabat Kepala Sekolah,” tegas Ramli.
Tempat terpisah, PostKeadilan coba konfirmasi Kepala KCD Pendidikan Propinsi Jawa Barat Wilayah 3 Bekasi, Dr. Rina Parlina, S.I.P,, M.M terkait permasalahan tudingan ke Woro demikian.
“Sudah dilakukan pemeriksaan dan pembinaan. Kami tidak menemukan pelanggaran sesuai aduan,” jawab Rina melalui chat WhatsApp (WA) Rabu (19/8/2026) siang.
Kembali ke acara, tampak moment keharuan hari itu. Woro yang diantarkan langsung dari pihak Dinas Pendidikan dalam hal ini KCD Wilayah 3 Bekasi, diwakili oleh Rojali dan Dwi Setyorini, kedua pengawas ini memberitahukan bahwa Woro Sawitri kembali menjabat Kepala SMAN 1 Babelan.
Dihari bahagia itu, hadir Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang kesiswaan, Syahriaddin, Wakasek Kurikulum, Kastaria Panjaitan, Wakasek Sarpras Maesaroh, dan para guru, pegawai Tata Usaha serta ortu murid.
Tampak wajah-wajah ceria, ada yang tersenyum menggambarkan rasa senang, ada yang menangis terharu, bersalaman dan memeluk Woro, sang Kepala Sekolah, pemimpin serta panutan mereka. (Simare)













