Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BoyolaliHeadline News

Akibat Peti Mati Langka, Polsek Banyudono Boyalali Bantu Buat dan Siapkan Peti Jenazah Covid-19

250
×

Akibat Peti Mati Langka, Polsek Banyudono Boyalali Bantu Buat dan Siapkan Peti Jenazah Covid-19

Sebarkan artikel ini

Boyolali — Post Keadilan Sebuah kejadian langka tampak di tempat pembuatan peti mati di milik Woro Puji Astuti yang ada di Dukuh Dawan, Ketaon, Banyudono, Boyolali. Sejumlah anggota Polisi dari Polsek Banyudono, tampak membantu proses pembuatan peti mati di tempat tersebut. (10/7/2021)

Aksi sejumlah petugas Kepolisian ini dilakukan lantaran banyaknya pesanan peti mati di wilayah Boyolali. Disamping itu, antrian pemakaman terjadi akibat peti mati yang belum tersedia.

Kanit Binmas Polsek Banyudono, Iptu Rewang mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya antrian pemakaman dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang dilakukan BPBD Boyolali. Hal ini terpaksa dilakukan lantara, BPBD yang masih menunggu ketersediaan peti mati.

Baca Juga :  Dipanggil Polres Batanghari, PJ Sekda Batanghari Meminta Maaf ke Insan Pers

Baca Juga :Bangun Solidaritas, PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes Gelar Halal Bihalal

“Kebetulan kami juga dapat informasi kalau sejumlah RS kehabisan peti mati, lantaran semua toko kosong. Saya coba membantu mencarikan dan habis. Sehingga terjadi antrian pemakaman. Lalu saya cek ke toko-toko peti mati. Sebagian besar hanya jual saja dan kosong,” terangnya.

Baca Juga :  Oloan Paniaran Nababan terima audiensi Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO

Setelah berputar-putar mencari toko peti mati, Iptu Rewang akhirnya menemukan tempat perajin peti mati milik Woro Puji Astuti. Di tempat itupun, banyak pesanan sedangkan pekerjanya terbatas. “Alhasil kami inisiatif bantu karena memang terdesak, dan yang menunggu peti cukup banyak terutama di RS,” katanya.

Ditambah lagi, tim pemakaman BPBD enggan memakamkan jika tidak ada peti mati. Karena jika hanya dikafani tanpa peti, juga memperbesar potensi penularan.

Disamping itu, di lokasi pembuatan peti tersebut hanya ada satu tukang yang membuat peti mati. Sehingga Iptu Rewang menyarankan untuk menambah tukang. Akan tetapi, pembuatan peti tidak bisa dilakukan sembarang orang. Akhirnya, dia bersama sejumlah anggota membantu agar mempercepat pembuatan peti.

Baca Juga :  Kegiatan P2LIPI Festival Adakan Lomba Baca Al Barzanji Dan Beauty Class

“Saya mengarahkan dan membantu sebisanya. Memang kondisi di lapangan peti mati mulai langka. Pertama karena permintaan meningkat, tetapi stok barang tidak ada. Ditambah lagi tidak semua orang bisa membuat peti mati,” jelasnya ( aris/ red)

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online