Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Bersih-Bersih Oknum Jaksa Nakal, Bukan Hanya Pemecatan Malah Dipidanakan

369
×

Bersih-Bersih Oknum Jaksa Nakal, Bukan Hanya Pemecatan Malah Dipidanakan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PostKeadilan – Dengan tegas dan lantang Jaksa Agung, ST Burhanuddin perintahkan anak buahnya untuk bekerja secara profesional dan tidak nakal dalam melaksanakan tugas sebagai penegak hukum.

Jika masih melakukan tindakan melanggar hukum, akan dilakukan pemecatan seperti yang dialami dua oknum jaksa di Kejati DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Tindakan Jaksa Agung itu mendapat apresiasi dari Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. “Instansi manapun jika melakukan pembersihan terhadap kalangan internalnya yang melakukan tindakan korupsi harus diapresiasi,” kata Abdul, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga :  "Tower di Segel " PT. Mora Jaya Keluar Dari Persembunyian

Lebih lanjut kata dia, karena dalam konteks penegakan hukum kejaksaan berfungsi sebagai ‘sapu’ untuk membersihkan kejahatan di Indonesia, khususnya kejahatan korupsi.

“Kejaksaan Agung dalam bersih-bersih dari jaksa nakal itu ibaratkan seperti sapu. Jika sapu yang digunakan tidak bersih maka sulit diharapkan keberhasilan fungsinya. Jika sapunya kotor maka kejahatan terutama korupsi justru akan bertumbuh subur,” ucapnya.

Baca Juga :  Raih Penghargaan Reformasi Birokrasi Terbaik, Ini Kiat Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dedi Supriyadi

Tidak tanggung-tanggung, ia katakan sanksi bagi jaksa nakal jika telah terbukti melakukan pelanggaran seperti halnya memeras terhadap para pencari keadilan termasuk terdakwa dan saksi, tidak cukup hanya dilakukan pemecatan.

“Tapi juga harus ditindak lanjuti dengan memprosesnya secara pidana, harus dilakukan proses pidana,” tegasnya.

Senada dengan Abdul Fickar, Pimpinan Redaksi (Pimred) PostKeadilan, Kimsan Indra Simare sebut pembenahan di internal kejaksaan menjadi catatan penting dalam menilai kinerja Jaksa Agung.

Baca Juga :  Belajar Tentang Cuaca dan Gempa BMKG Menerima Kunjungan Siswa SDN Kayu Putih 09

Menurut Simare, panggilan akrab Kimsan Indra Simare, diperlukan strategi dan implemenetasi di lapangan dalam memberikan sanksi kepada para oknum jaksa nakal itu.

“Memang bukan perkara mudah melakuan reformasi birokrasi ditubuh kejaksaan, kan tetapi itu bukan sesuatu yang mustahil dilakukan oleh Jaksa Agung,” pungkasnya, Jumat (8/5/2020) pagi. (Red/Tim)

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online