Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsPakpak bharat

Bunda Literasi serta Bunda PAUD Sumut kukuhkan Ny..yuniatri Franc Bernhard Tumanggor Sebagai Bunda PAUD kabupaten Pakpak Bharat

1
×

Bunda Literasi serta Bunda PAUD Sumut kukuhkan Ny..yuniatri Franc Bernhard Tumanggor Sebagai Bunda PAUD kabupaten Pakpak Bharat

Sebarkan artikel ini

PAKPAK BHARAT-POST Keadilan. Bunda Literasi sekaligus Bunda PAUD Sumatera Utara, Kahiyang Ayu mengukuhkan Ny. Juniatry Setia Manogihon Franc Bernhard Tumanggor sebagai bunda Literasi dan Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat (13/08/2026). Nia, sapaan akrabnya dikukuhkan bersama para istri Bupati/Walikota se Sumatera Utara di aula Raja Inal Siregar, kantor Gubernur Sumatera Utara.

Gubernur Sumatera Utara, M Bobby Afif Nasution yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan, pentingnya peran orang tua (parenting) bagi anak-anak usia dini, serta perlunya membangun sumber literasi yang baik bagi generasi muda sejak awal, dalam persiapan panjang menuju Indonesia Emas 2045. Bobby menyampaika, saat ini, persoalan literasi bukan lagi bagaimana meningkatkan minat baca, melainkan bagaimana memastikan agar bacaan yang ada itu tersedia sesuai dengan kaidah, serta makna yang baik. Mengingat saat ini, sumber literasi sudah sangat mudah dan sangat dekat dengan setiap orang.

Baca Juga :  SMSI Bekasi Raya Bagikan 100 Paket Sembako dan Uang Tunai Untuk Warga Terdampak Covid-19

Kalau dulu disiapkan perpustakaan, pojok baca agar minat bacanya meningkat. Sekarang ini hampir setiap orang minat baca. Pertanyaannya yang dibaca apa? Maka perlu kita menyiapkan konten bacaan yang isinya diperlukan dalam menambah keilmuan, moral dan keagamaan. Kita perlu menyiapkan konten bacaan yang menarik tetapi mendidik. Karena perang kita saat ini, ada konten menarik tetapi tak bermanfaat,ucap dia.

Bobby berpesan kepada seluruh Bunda Literasi se Sumatera Utara untuk menyiapkan konten bacaan, fasilitas tempat membaca yang nyaman, hingga program lain yang mengarahkan generasi muda untuk menyukai literasi yang mendidik. Serta merangkul berbagai komunitas mayarakat yang bergerak di bidang literasi.(Pardo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses