Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsHukrimLanpung

Diduga Oknum Kades di Kecamatan Tanjung Bintang Korupsi Dana Desa Dan Dana Covid-19

573
×

Diduga Oknum Kades di Kecamatan Tanjung Bintang Korupsi Dana Desa Dan Dana Covid-19

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG – POST KEADILAN Komitmen pemerintah dalam mewujudkan otonomi desa salah satunya diwujudkan dengan pemberian kewenangan pembangunan secara lokal-partisipatif kepada desa. Namun dalam praktiknya, kewenangan yang telah diberikan tersebut justru dimanfaatkan oleh sebagian kepala desa untuk korupsi.

Atas dasar permasalahan tersebut untuk mengkaji faktor penyebab kepala desa berperilaku koruptif dalam pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara.

Baca Juga :  Giat Deteksi Dini, Kadivpas beserta Satops Patnal Pas sidak Lapas Banda Aceh

Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku koruptif kepala desa disebabkan oleh 3 (tiga) faktor, yaitu: Pertama, faktor regulasi yang mana UU Desa memberikan kewenangan pembangunan yang besar kepada pemerintah desa.

Sehingga posisi kepala desa menjadi pemimpin sentral tingkat desa yang memonopoli pembangunan desa, ditambah dengan tidak adanya lembaga tingkat desa yang face to face menjadi penyeimbang dan kontrol terhadap kepala desa.

Baca Juga :  Tokmas Orahili Faomasi Sebut Pembangunan Bandara Silambo Hanya Tinggal Janji dari Kepemimpinan Sebelumnya

Kedua, faktor pribadi kepala desa, seperti adanya desakan kebutuhan ekonomi, sifat tamak, rendahnya integritas dan moralitas serta adanya tuntutan janji politik.

Ketiga, faktor masyarakat. Yang mana tidak adanya regulasi/mekanisme yang jelas bagaimana masyarakat melakukan pemantauan, serta indikator apa yang bisa dijadikan acuan oleh masyarakat untuk menilai kinerja kepala desa.

Baca Juga :  Ribuan Jurnalis Demo di Kantor Bupati Karawang : Copot ASN Penganiaya Wartawan

Sehingga berimplikasi pada rendahnya kontrol masyarakat terhadap kepala desa. Ketiga faktor tersebut berkontribusi besar terhadap perilaku koruptif kepala desa dalam pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses