Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut ia tidak akan berbicara panjang lantaran pokok-pokok pikirannya selama ini menurutnya sudah disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia dalam momen pelantikan 20 November 2024 lalu.
“Saudara-saudara sekalian, saya sudah menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam sambutan saya pada hari pelantikan sebagai presiden pada tanggal 20 Oktober bulan lalu di hadapan MPR, bahkan di hadapan seluruh rakyat Indonesia. Saya tidak akan terlalu mengulangi tapi saya kira ada manfaatnya kalau saya menekankan pokok-pokok yang terpenting,” ucapnya.
Sebelumnya, Tito melaporkan terkait kegiatan acara Rakornas 2024 ini. Ia menyebut Rakornas tahun ini dihadiri 5.360 orang dari berbagai instansi.
“Instansi pusat sebanyak 525 orang di antaranya seluruh kepala atau pimpinan pegawai dan lembaga, serta eselon I juga Wakil Kementerian dan lembaga.
Kemudian, jajaran Forkopimda untuk tingkat provinsi sebanyak 496 orang, 38 gubernur dan juga KPU, Bawaslu, Kepala Badan Pusat Statistik, dan juga kami hadirkan kepala dinas pelayanan terpadu satu pintu,” ujarnya.
“Kemudian jajaran Forkopimda vertikal di kabupaten/kota sebanyak 4.369 orang, 98 wali kota dan 38 gubernur,” lanjut Tito. Tito menyampaikan Rakornas ini dibagi dalam 4 panel diskusi dengan narasumber para anggota Kabinet Merah Putih.
Panel pertama bertema penyelenggaraan tata kelola yang efisien. Kemudian, panel kedua terkait kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045. “Panel ketiga program pemulihan pemerintah pusat, yaitu tentang ketahanan pangan. Terakhir panel keempat tentang pilkada serentak yang aman dan damai,” ujar Tito.