Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BandungHeadline News

Gubernur Jabar Imbau Arteria Dahlan Meminta Maaf Kepada Warga Sunda di Santero Nusantara

440
×

Gubernur Jabar Imbau Arteria Dahlan Meminta Maaf Kepada Warga Sunda di Santero Nusantara

Sebarkan artikel ini

Kendati demikian, Kang Emil menyesalkan pernyataan yang telah dilakukan oleh Arteria Dahlan, karena telah melukai sebagian besar warga Sunda di seluruh Indonesia.

Terkait bahasa daerah, Kang Emil menyebutkan merupakan kekayaan nusantara yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan patut di jaga juga dilestarikan oleh generasi – generasi muda di negri kita tercinta ini,” tuturnya.

Dalam beberapa agenda kunjungan kerjanya ke berbagai Provinsi di Indonesia, Kang Emil sering melafalkan bahasa daerah di sela – sela sambutannya, hal itu dilakukan guna melestarikan bahasa daerah agar tetap ada hingga anak cucu kita di masa depan.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Membuka Mukab VII Kadin Kabupaten Bekasi

Saya sudah cek ke mana-mana, media bisa buktikan saya kira tidak ada di rapat yang sifatnya formal dari A sampai Z memakai bahasa Sunda, yang ada itu ucapan selamat pembuka pidato atau penutup pidato atau di tengah-tengah ada celetukan celetukan yang saya kira wajar-wajar saja, kan begitu,” ujarnya.

Baca Juga :  Bahas LKPJ, DPRD Batanghari Gelar Rapat Gabungan

Makanya harus ditanya, mana buktinya yang membuat tidak nyaman, bayangan saya kelihatan tidak seperti yang disampaikan persepsinya seperti itu, seperti di sini kan saya akhiri dengan ’Matur Suksma’_ saya ke Aceh saya ucapkan dengan_’Teurimong Geunaseh’_ kan begitu, saya ke Jogja kemarin bilang ’Matur Nuwun’ Pak Sultan dan sebagainya, itu kan malah keren,” ujar Kang Emil.

Ia berharap kejadian seperti ini tidak menimbulkan perbedaan sebagai perdebatan, melainkan daripada itu, melihatnya dari sisi keberagaman dan ke bhinekaan sebagai kekayaan bahasa daerah di Indonesia.

Baca Juga :  'Cembokur’ Bertopeng Politis di Isu Investasi Gibran dan Kaesang

Kita ini terbagi dua dalam melihat perbedaan, ada yang melihat perbedaan itu sebagai kekayaan, sebagai rahmat yang indah dari yang maha kuasa, saya berharap mayoritas kita melihat perbedaan seperti itu, ada yang melihat perbedaan sebagai sumber kebencian, itu yang harus kita lawan,” tandas Kang Emil.

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online