Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsHukrimkarawang

Kasus Penculikan Dan Penganiyaan Wartawan Oleh Oknum ASN, Polres Karawang Kini Sedang Mendalaminya

321
×

Kasus Penculikan Dan Penganiyaan Wartawan Oleh Oknum ASN, Polres Karawang Kini Sedang Mendalaminya

Sebarkan artikel ini

Lanjut Junot, penganiayaan diterimanya sejak malam sampai pagi hari. Dirinya sempat tak sadarkan diri dan baru bisa pulang setelah dijemput saudaranya.

Junot diamankan ke salah satu kantor dinas di Pemkab Karawang dan baru pulang ke rumah hari Minggu, pukul 18:00 WIB (18/9/2022).

“Saya dianggap provokasi, dan meng-up soal jabatan kosong, dan sorotan saya lainnya mengenai launching Persika,” lanjut Junot ketika ditanya mengapa ia sampai mendapat penganiayaan dari para oknum pejabat tersebut.

Baca Juga :  Ny.Juniatri Franc Bernhard Tumanggor Tinjau pelaksanaan posyandu metode ILP di Desa Boangmanalu

Keterangan Junot, pelaku diduga tidak hanya oknum pejabat berinisial A itu saja, namun ada oknum ASN lainnya berinisial R yang merupakan ajudan salah satu pejabat di Pemkab Karawang.

Baca Juga :  Setelah Dikaji, Bawaslu Nisel Tolak Laporan Julius Amrin Duha, Masyarakat Menilai, Hiburan Jelang Pilkada.

“Ada juga ancaman bahwa saya jangan buka LP. Kalau saya buka LP, saudara saya diancam akan diberhentikan dan ada ancaman pembunuhan dengan mengatakan nanti anak saya jadi anak yatim. Disitu setahu saya ada sekitar 4 hingga 5 orang oknum PNS yang saya kenal,” ungkapnya.

Masih kata Junot, penganiayaan yang diterimanya terpisah dengan penganiayaan terhadap Zaenal yang juga merupakan seorang jurnalis.

Baca Juga :  Kepala SMP Negeri SMP Negeri 6 Tambun Selatan Mengucapkan Selamat Ulang Tahun PostKeadilan yg ke-1 (Dekade)

“Sambil menjemput Zaenal ke rumahnya pun, saya masih dianiaya di dalam mobil dan Zaenal dijemput paksa dari rumahnya itu sekitar pukul 04:00 dini hari,” tutupnya. (Simare/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses