Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewspendidikanRiau

Pertamina PHR Libatkan PPLH IPB University Lakukan Kajian Ekoriparian Kawasan Rokan-Riau

104
×

Pertamina PHR Libatkan PPLH IPB University Lakukan Kajian Ekoriparian Kawasan Rokan-Riau

Sebarkan artikel ini

Postkeadilan, Riau. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) IPB University melakukan studi survei tentang ekoriparian sebagai bentuk kompensasi pembuangan air terproduksi ke badan air permukaan di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Rokan WK-Rokan, Provinsi Riau. Tim kajian terdiri dari Dr Tjahjo Tri Hartono, Dr Akhmad Arifin Hadi, Tovan Yulianto, SP, MM, Anasstassia Ayu Arcitra, SSi, MSi dan Mursalin, SPi, MSi.

Sekretaris Eksekutif PPLH IPB University Dr Liyantono selaku wakil penanggung jawab kegiatan menjelaskan, tim tersebut mengkaji konsep ekoriparian dengan menggabungkan beberapa hal yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi di Kawasan Rokan, Provinsi Riau. Area riparian sendiri merupakan zona transisi yang mencakup wilayah antara daratan dan akuatik yang menunjukkan karakteristik antar kedua sistem ini.

Baca Juga :  Covid 19 Meningkat, 6 Kecamatan Zona Merah di Kabupaten Purwakarta

“Sementara konsep ekoriparian mencakup pemanfaatan badan air penerima untuk menjadi pusat wisata edukasi lingkungan dengan tidak mengganggu ekosistem yang ada dan dalam pengelolaannya melibatkan peran serta masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Ombudsman Kunjungi Dinas Pendidikan Humbahas

Lebih lanjut ia menerangkan, kriteria penentuan lokasi ekoriparian mempertimbangkan beberapa aspek meliputi status hak kepemilikan lahan, jarak sungai pemukiman, tingkat kepadatan penduduk, demografi (struktur mata pencaharian, pendidikan, interaksi sosial dan indeks pembangunan manusia) serta beban pencemar air sungai.

“Adapun kriteria desain infrastruktur serta desain lanskap ekoriparian memperhatikan faktor sistem pengolahan air limbah (IPAL), keberadaan sarana sosial kemasyarakatan dan fungsi wanatani,” tambahnya.

Baca Juga :  Safari Romadhon Wali Kota Lubuk Linggau Bersama Tim Pemkot Lubuk linggau Ke Masjid Baitul A'la.

Menurutnya, poin-poin tersebut merupakan dasar dalam penentuan lokasi dan desain infrastruktur serta desain lanskap ekoriparian. “Kajian ini sendiri melibatkan beberapa tim untuk menghimpun data dan melakukan kajian. PPLH IPB University diberikan waktu selama tiga bulan untuk menyelesaikannya,” jelasnya. (IPB/my/Rz/Binsar)

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online