Purwakarta – Jabar. POSTKEADILAN Tanggal 10 November adalah hari yang sangat bersejarah bagi rakyat Indonesia, yang mana pada hari tersebut adalah Hari Pahlawan Nasional, yang setiap Tahunnya selalu di peringati setiap masyarakat Indonesia, akan tetapi, pada hari ini Rabu. 10 November 2021, menjadi momen yang tepat untuk para buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Purwakarta(ABP) melakukan aksi massa dengan turun ke jalan menuju kantor Bupati Purwakarta.
Baca Juga : Terlantar 20 Hari Di Kupang, BAZNAS Pulangkan 8 Orang Warga Purwakarta
Selain di Purwakarta aksi massa turun ke jalan tersebut akan dilaksanakan secara serentak pada 26 Provinsi, 150 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia, Ini merupakan bentuk penegasan sikap terhadap penolakan UU Cipta Kerja beserta turunannya, terkhusus klaster ketenagakerjaan yang semakin menggerus kesejahteraan hasil perjuangan kaum Buruh selama ini” Ucap Wahyu Hidayat Presidium ABP, di tengah – tengah aksi massa parah buruh.
Selain penolakan terhadap UU Ciptakan Kerja, dalam aksi massa turun ke jalan tersebut terdapat beberapa poin tuntutan oleh ratusan Buruh untuk kesejahteraan para Buruh pada Tahun 2022 mendatang.
“Aksi unjuk rasa kami hari ini mengusung 4 poin utama yaitu, naikan UMK atau UMSK 2022 sebesar 10 persen, berlakukan UMSK 2021, kemudian Perjanjian Kerja Bersama(PKB) tanpa Omnibuslaw, terakhir tentu kita menuntut pembatalan Omnibuslaw atau UU Cipta Kerja”Tegas Wahyu. ( Christ / P. Purba)
Respon (1)