Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsJakarta

BEM UI Gelar Aksi Demo di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan.

×

BEM UI Gelar Aksi Demo di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan.

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PostKeadilan – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa 8 tuntutan yang menyoroti berbagai persoalan nasional, mulai dari kondisi ekonomi, pemberantasan korupsi, reforma agraria, kebijakan pemerintah, hingga peran aparat dalam ruang sipil.

Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, mengatakan massa aksi dijadwalkan berangkat dari Kampus Universitas Indonesia di Depok sekitar pukul 11.00 WIB sebelum menuju kawasan Bundaran HI.

Massa diperkirakan mulai menggelar aksi di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.

Aksi tersebut berlangsung sehari setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut Yatalathof, momentum tersebut menjadi alasan mahasiswa turun ke jalan untuk mempertanyakan makna kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini.

Mahasiswa menilai masih terdapat berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Delapan Tuntutan BEM UI
Dalam aksi tersebut, BEM UI membawa delapan poin tuntutan, yaitu:
1. Menghentikan apa yang mereka sebut sebagai penjajahan negara terhadap rakyatnya sendiri.
2. Memberantas praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme atau KKN.
3. Mewujudkan reforma agraria yang dinilai berpihak kepada rakyat.
4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak.
5. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Proyek Strategis Nasional atau PSN, serta menghentikan program MBG dan KDMP.
6. Menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah atau TKD, serta mengembalikan penguatan otonomi daerah.
7. Menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta mempercepat proses pemulihan daerah terdampak.
8. Menghentikan tindakan represif dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta membubarkan YON TP.

Baca Juga :  Studi Pendidikan SMP Negeri 1 Tambun Selatan Berjalan Lancar, Para Siswa Bersemangat

Yatalathof mengatakan demonstrasi tersebut bukan sekadar aksi yang digelar setelah peringatan Hari Kemerdekaan.

Menurutnya, mahasiswa ingin menyampaikan pertanyaan mengenai sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Ia menilai kemerdekaan seharusnya memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kelompok tertentu.

BEM UI juga menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan dengan kondisi kedaulatan rakyat, termasuk kebijakan ekonomi, penegakan hukum, ketersediaan lapangan pekerjaan, hingga akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Menurut Yatalathof, persoalan yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga menyangkut persoalan kedaulatan.

Aksi mahasiswa di Bundaran HI tersebut menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi BEM UI terhadap berbagai kebijakan dan persoalan nasional yang mereka nilai perlu segera mendapat perhatian.
(George)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://juara303z.com/ https://www.rhinologyonline.org/ https://bumbumedan.com/ https://www.flvw-iserlohn.de/ https://bighand.jp/ https://www.cetinsayahukuk.com/hakkimizda/ https://lomonosovlo.ru/contacts/ https://www.casadeapoio.com.br/ psykologpernillezoega.dk https://canildobalacobraco.com.br/o-braco-alemao/ https://jeternel.ru/ https://www.conventosanesteban.es/iglesia/