Sementara itu, reaksi yang sama disampaikan oleh Lusi Siregar, bidan desa Pangombusan, menyampaikan kontribusi TPL dalam mendukung kesehatan masyarakat. Menurutnya, TPL banyak berkontribusi, mulai dari pemberian vitamin untuk ibu hamil, makanan tambahan (PMT) untuk mencegah stunting, hingga pelatihan bagi bidan desa.
Siti Khadijah, PKK Desa Tangga Batu II juga mengapresiasi dukungan TPL terhadap program UMKM desa, seperti produk OnAn Clean, sabun cuci piring yang dibuat oleh ibu-ibu PKK desa. “Dukungan ini sangat membantu ekonomi kami,” katanya.
Turut menyampaikan hal senada, Delita Gultom, anggota kelompok tani Desa Tangga Batu II, menambahkan bahwa TPL selama ini sangat berperan pentingkan dalam mendukung program pertanian di desanya. “Melalui pelatihan, pemberian bibit, pupuk, dan program Jajar Legowo, TPL membantu meningkatkan hasil panen padi kami yang sebelumnya dari 25 kaleng meningkat menjadi 35 kaleng,” ungkap Delita.
Menutup aspirasi mereka, aliansi serikat pekerja dan masyarakat berharap agar segala permasalahan terkait perusahaan dapat dibawa ke meja diskusi antara pemerintah dan perusahaan.
“Mengingat kontribusi sosial perusahaan yang signifikan melalui program CSR kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional, ada baiknya agar pernyataan tersebut dapat ditinjau kembali,” pungkas Pesta.
Mereka berharap agar setiap pernyataan yang menyangkut perusahaan dapat dibicarakan melalui diskusi yang lebih terbuka antara pemerintah, perusahaan, dan pemangku kepentingan terkait, demi memastikan kesejahteraan ribuan keluarga yang bergantung pada keberlanjutan TPL













