Acara di pimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Data, Sarana Prasarana dan Pengendalian Mutu Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Asep Saefulloh. Hadir selulur Kepala sekolah unit SD dan SMP Negeri se Kab. Bekasi.
Asep mengatakan, Dinas PUPR hanya melaksanakan pembangunan ruang kelas baru (RKB). Sejatinya, dinas tersebut juga melakukan pengadaan mebeler dalam setiap pembangunan ruang kelas baru (RKB). Untuk kerusakan bangunan sekolah, maka perlu diperhitungkan apakah masuk perbaikan klasifikasi rusak ringan, sedang dan atau rehab total.
Pasalnya, kondisi sarana prasarana pendidikan merupakan salah satu dari delapan standar pendidikan di Indonesia.Sehingga perlu diperhatikan untuk memenuhi standar tersebut.
Asep menjelaskan, pada tahun 2017 lalu pihaknya sudah melaksanakan kegiatan pengadaan mebeler untuk 589 kelas dengan pagu anggaran sebesar Rp30 miliar. Rinciannya, tingkat SDN 389 ruang kelas dan tingkat SMPN 200 ruang kelas.
Di tempat terpisah, Kepala SMPN 1 Tambun Selatan, Hj Anissa S.Pd M.Pd menyambut baik kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan itu, dirinya beserta kepala sekolah lain dapat lebih memahami untuk pengajuan perbaikan sekolah.
“Yah kami di terangkan bagaimana membuat perhitungan, menganalisa keadaan gedung bangunan sekolah untuk pengajuan perbaikan, perencanaan serta persiapan-persiapan pengajuan tahun ini bahkan ke tahun anggaran ke depan. Kegiatan itu seputaran pengadaan dan pembangunan sekolah.. Semuanya positif, untuk peningkatan pendidikan,” ungkap Annisa di SMPN 1 Tambun Selatan, Jumat (3/8/2018). (R-01/George)