Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Islam Mengajarkan Untuk Tidak Membenci Agama lain

454
×

Islam Mengajarkan Untuk Tidak Membenci Agama lain

Sebarkan artikel ini

Jakarta,Postkeadilan – Ketika umat muslim di Indonesia merasa tersakiti karena kitab suci nya Al Quran telah di nistakan, telah di hina , serentak Berjuta umat muslim dari luar kota Jakarta datang ke kota jakarta untuk bela aksi Agama menuntut sang penista agama di hukum dengan seadil adil nya.

Umat Islam berbondong-bondong datang ke jakarta , mereka datang dengan ongkos sendiri , ada yang berjalan kaki dan berkendaraan Jumlah nya di perkiraan Puluhan Juta Peserta Aksi Demo.

Berikut kesaksian Team Postkeadilan Ketika menanyakan kepada peserta aksi bela Islam Kedua (4/11) yang ketika itu berada di depan Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta ” kenapa abang datang kemari bang, nama bang siapa? “saya (Hs) dari Aceh bang, datang kemari dengan ongkos sendiri, saya jual Hp saya untuk bisa datang kesini saya datang kemari karena Allah” jakarta Jum’at (4/11)

Baca Juga :  Kejutan HUT ke-50 PDI Perjuangan: “Puan Maharani Tidak Harus Capres PDI Perjuangan”

Mereka datang karena panggilan jiwa tidak sudi kitab suci Al Quran dinistakan , terlepas itu semua masih ada orang yang membenci dan mencaci maki Bela Aksi Umat Islam di Indonesia dengan mengatakan berkumpul nya umat Islam di di Istana Merdeka Jakarta untuk Bela Aksi II Jum’at (4/11) dan di Monas Jakarta Bela Aksi III Juam’at (2/12) ada unsur politik ingin menggulingkan pemerintahan yang syah, di biayai atau di danai oleh seseorang padahal kenyataan nya tidak.

Umat Islam di Indoensia hanya ingin pelaku Penista Agama di Hukum dengan seadil adil nya itu saja, mereka ingin Pelaku Penista Agama Berinisal (A) di Penjara. Seperti Slogan dan treakan para peserta aksi bela Islam II (4/11) di depan Istana Jakarta dan Peserta Aksi Bela Aksi Islam III di depan Monas Jakarta Jum’at (2/12) “Tangkap-Tangkap Tangkap si (A..K) , Tangkap si (A..k) Sekarang Juga.”

Baca Juga :  Yon D Pelopor Satbrimob PMJ kembali Bagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Cikarang

Negara Republik Indonesia yang berasaskan Pancasila Menjujung tinggi nilai Agama dengan keaneka regaman budaya dan sosial agama. Hak Hak nilai Kebinekaan dan Keragaman Bangsa Indonesia telah di atur oleh negara yaitu dengan ada nya landasan hukum UUD 1945. Bhineka Tunggal Ika Berbeda beda tetepa satu jua itulah semboyan Bangsa Indonesia.

Dengan ada nya landasan UUD 1945 bangsa indonesia. Bangsa Indoensia menjujung tinggi nilai nilai toleransi beragama untuk menjaga kesatuan dan keutuhan negara Republik Indonesia.

Tidak boleh ada seseorang pun boleh Mencaci memaki dan Menistakan agama lain

Baca Juga :  Bupati Humbahas Terima Audiensi Loka POM Toba dan RRI Sibolga

. ” Mao Agama Kristen, Agama Budha , Agama Khongucu dan lain nya tidak boleh ada Umat Islam menghina atau mencaci maki mereka, Apalagi ada seseorang yang berani menghina agama Islam , Negara Indonesia yang mayoritas penduduk nya agama Islam wajib menuntut keadilan agar Penista Agama di hukum seberat- berat nya, karena hal ini bisa berbahaya bisa menghancurkan Negara Republik Indonesia, Membahayakan Kesatuan Negara Republik Indonesia ” khutbah Jum’at (2/11) Habib Muhammad Riziq Syihab di depan Umat Muslim Jakarta Monas Jakarta. Jum’at (2/12).

Bagaimana Pendapat Rakyat Indonesia yang lain apakah salah jika umat Islam di Indonesia membela agama nya karena ada seseorang berani menghina Kitab Suci nya ? Fauzy/Team Postkeadilan Jakarta

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online