Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialHeadline NewsHumbahas

Ketua TP. PKK Humbahas Ajak Bhayangkara, Persit, PKK dan DWP Dukung Gerakan Transisi PAUD ke SD

0
×

Ketua TP. PKK Humbahas Ajak Bhayangkara, Persit, PKK dan DWP Dukung Gerakan Transisi PAUD ke SD

Sebarkan artikel ini

Humbahas PostKeadilan. Ketua TP. PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor mengajak Ibu Bhayangkara, Persit, PKK dan DWP mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD dengan menyenangkan.

Hal ini disampaikan pada Transisi PAUD Ke Sekolah Dasar kepada Ibu Bhayangkara, Persit, PKK dan DWP (29/5) di Aula Hutamas, Perkantoran Tano Tubu Doloksanggul.

Sehari sebelumnya, Ketua TP. PKK Humbang Hasundutan yang juga merupakan Bunda PAUD juga mengajak Bunda PAUD Desa se Kabupaten Humbang Hasundutan mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024 Kebutuhan Logistik Kota Bandung Aman

Ketua TP. PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor dalam presentasinya menyampaikan bahwa transisi PAUD ke SD merupakan program yang berisi proses untuk mendukung kesiapan belajar bagi anak usia dini yang akan memasuki jenjang SD. Proses ini juga dapat mempengaruhi keberhasilan anak dalam melakukan penyesuaian di jenjang pendidikan dasar.

Merdeka Belajar merupakan kebijakan yang mendasari transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, dimulai sejak tahun ajaran baru. Satuan pendidikan perlu menghilangkan tes calistung dari proses penerimaan peserta didik baru di SD. Menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama (di PAUD dan SD). Dan, menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak (di PAUD dan SD).

Baca Juga :  PLD Sebagai Provokator Tuding Korupsi DD 2022, Kades Hili Orodua Bantah Itu Berita Hoax, Akan Tempuh Jalur Hukum

Satuan pendidikan perlu menerapkan pembelajaran dan membangun enam kemampuan fondasi anak.Pertama, mengenal nilai agama dan budi pekerti; kedua keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi; ketiga, kematangan emosi untuk berkegiatan di lingkungan belajar; keempat, kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar, seperti kepemilikan dasar literasi, numerasi; kelima, pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri dan keenam, pemaknaan terhadap belajar yang positif.

Baca Juga :  Kejatisu Usut Dugaan Pemerasan Yang Dilakukan Oknum Komisi III Ke Pengusaha

Kegiatan ini diikuti oleh Bhayangkara, Persit, TP. PKK dan DWP Humbang Hasundutan dan juga menghadirkan pembicara/ Narasumber dari Dinas Kesehatan, Kepala UPT Puskesmas Matiti, dr Tiar Sihombing dengan topik pencegahan stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan.

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online