Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Deli serdangHeadline News

Miris!!! Bendera Merah Putih Sobek dan Kusam Berkibar di Halaman Kantor desa kelambir Kecamatan pantai labu

0
×

Miris!!! Bendera Merah Putih Sobek dan Kusam Berkibar di Halaman Kantor desa kelambir Kecamatan pantai labu

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG-POSTKEADILAN.. Bendera Sang Merah Putih, lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia, terlihat dalam kondisi sobek dan rusak berkibar di halaman Kantor desa kelambir Kecamatan pantai labu Kabupaten Deli serdang, Provinsi Sumatra utara, pada senin, 25 Agustus 2025.

Saat awak media berusaha mengonfirmasi pihak desa terkait hal tersebut, meminta no sekdes atau bendhara dan kades ,pihak kaur menjawab tidak ada no pak kades atau sekdes dan bendhara sama kami..belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Baca Juga :  Disebut Sebut Keluarga Penguasa, Mantan Kasek Maria D. Duha Gelapkan BSM, Siswa Laporkan Ke Polisi.

Padahal, sesuai ketentuan, bendera Merah Putih tidak hanya dikibarkan saat peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI), tetapi sepanjang tahun. Namun, bendera yang dikibarkan harus selalu dalam kondisi layak, bersih, dan diganti secara berkala jika sudah rusak.

Hal ini diatur dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Pada Pasal 24 huruf c, ditegaskan:

Baca Juga :  Kapolres Dairi Tidak Menggubris Permintaan permohonan Penangguhan Penahanan Warga Desa Parbuluan VI

“Setiap orang dilarang: mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.”

Jika ketentuan tersebut dilanggar, pelaku dapat dikenai sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 67 huruf (b). Pasal ini menyebutkan bahwa siapa pun yang dengan sengaja mengibarkan bendera negara dalam kondisi rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam dapat dipidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp100 juta.

Baca Juga :  Kepala SMAN 2 Tamsel ‘Berbohong’, Lakukan Pungutan 2 Juta/Siswa

Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius semua pihak agar penghormatan terhadap simbol negara tetap terjaga, sesuai amanat konstitusi dan undang-undang.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses