Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewspendidikanRiau

Pertamina PHR Libatkan PPLH IPB University Lakukan Kajian Ekoriparian Kawasan Rokan-Riau

×

Pertamina PHR Libatkan PPLH IPB University Lakukan Kajian Ekoriparian Kawasan Rokan-Riau

Sebarkan artikel ini

Postkeadilan, Riau. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) IPB University melakukan studi survei tentang ekoriparian sebagai bentuk kompensasi pembuangan air terproduksi ke badan air permukaan di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Rokan WK-Rokan, Provinsi Riau. Tim kajian terdiri dari Dr Tjahjo Tri Hartono, Dr Akhmad Arifin Hadi, Tovan Yulianto, SP, MM, Anasstassia Ayu Arcitra, SSi, MSi dan Mursalin, SPi, MSi.

Sekretaris Eksekutif PPLH IPB University Dr Liyantono selaku wakil penanggung jawab kegiatan menjelaskan, tim tersebut mengkaji konsep ekoriparian dengan menggabungkan beberapa hal yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi di Kawasan Rokan, Provinsi Riau. Area riparian sendiri merupakan zona transisi yang mencakup wilayah antara daratan dan akuatik yang menunjukkan karakteristik antar kedua sistem ini.

Baca Juga :  ‘Takut Terbongkar Kedoknya’, Kepala SMAN 2 Tamsel Enggan Temui Wartawan

“Sementara konsep ekoriparian mencakup pemanfaatan badan air penerima untuk menjadi pusat wisata edukasi lingkungan dengan tidak mengganggu ekosistem yang ada dan dalam pengelolaannya melibatkan peran serta masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Juan Pasien Patah Tulang Pergelangan Tangan, Apresiasi Kinerja Dan Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi

Lebih lanjut ia menerangkan, kriteria penentuan lokasi ekoriparian mempertimbangkan beberapa aspek meliputi status hak kepemilikan lahan, jarak sungai pemukiman, tingkat kepadatan penduduk, demografi (struktur mata pencaharian, pendidikan, interaksi sosial dan indeks pembangunan manusia) serta beban pencemar air sungai.

“Adapun kriteria desain infrastruktur serta desain lanskap ekoriparian memperhatikan faktor sistem pengolahan air limbah (IPAL), keberadaan sarana sosial kemasyarakatan dan fungsi wanatani,” tambahnya.

Baca Juga :  Polisi Klari Kolaborasi Bersama Bocil Bangunkan Sahur Warga Duren

Menurutnya, poin-poin tersebut merupakan dasar dalam penentuan lokasi dan desain infrastruktur serta desain lanskap ekoriparian. “Kajian ini sendiri melibatkan beberapa tim untuk menghimpun data dan melakukan kajian. PPLH IPB University diberikan waktu selama tiga bulan untuk menyelesaikannya,” jelasnya. (IPB/my/Rz/Binsar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 agen live casino sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88