oleh

Sudah 3 Hari, Warga Teluk Leban Dikabarkan Menghilang

BATANGHARI, POSTKEADILAN.COM – Malang tak dapat ditolak, Untung tak dapat diraih. Begitulah kira-kira nasib salah seorang warga Desa Teluk Leban, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari yang bernama MUHAMMAD YANI (58). sejak hari kamis (09/09/2021) sekira pukul 22.00 WIB dikabarkan menghilang dari rumahnya.

Diketahui MUHAMMAD YANI (58) mengalami gangguan kejiwaan. Namun, sampai saat ini belum ada kabar beritanya tentang insiden tersebut.

banner 400x130

Saat dikonfirmasi awak media, Salah seorang warga Teluk Leban, Zuhdi mengungkapkan bahwa pihak korban habis pulang dari rumah sakit jiwa bersama keluarga dan isterinya yang bernama LIS, guna untuk melakukan pemeriksaan kejiwaannya. Setelah pulang dari rumah sakit tersebut, pihak korban langsung melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti mandi dan memakai pakaian bersih.

Lanjut Zuhdi, habis itu saudara MUHAMMAD (58) langsung tidur sekira pukul 21.00 WIB, diketahui oleh isteri nya sekira pukul 23.00 Wib, suaminya sudah tidak ada ditempat tidur nya dan didalam ruangan rumahnya.

Baca Juga : Terkait Lahan Masyarakat yang Diduduki Pihak PT. APL Dari 2014, Ini Penjelasan Kades Peninjauan

“Pada saat itu juga pihak keluarga dan pihak tokoh masyarakat terus berupaya melakukan pencarian melalui aliran sungai Batanghari maupun daratan. Namun sampai saat ini pihak korban belum juga ditemukan,” tutur nya kepda Awak media.

Sementara, Bhabin Kamtibmas Polsek Maro Sebo Ulu, Riyan Saat dikonfirmasi awak media juga membenarkan kejadian tersebut bahwa pihaknya terus melakukan upaya untuk menemukan keberadaan korban.

“Kami bersama Tim BPBD Batanghari dan tokoh masyarakat selalu berupaya melakukan pencarian, baik melalui aliran sungai dan juga daratan. Namun, sampai saat ini belum ditemukan, kami berharap kepada rekan-rekan dan saudara- saudara bagi yang menemukan keberadaannya mohon untuk dapat menghubungi pihak keluarganya maupun pihak kepolisian setempat,” pungkasnya. (Edo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar

News Feed