Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BekasiHeadline News

Pilkades Pusaka Rakyat Menghangat: Hasan Basri Siap Maju Bawa Semangat Perubahan Tanpa Janji Manis

×

Pilkades Pusaka Rakyat Menghangat: Hasan Basri Siap Maju Bawa Semangat Perubahan Tanpa Janji Manis

Sebarkan artikel ini

Kab.Bekasi PostKeadilan — Bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pusaka Rakyat untuk periode 2026–2034 kian dinamis. Salah satu perangkat desa yang menjabat sebagai Kaur Pemerintahan, Hasan Basri, kini secara resmi mendeklarasikan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi Kepala Desa.

Langkah politik Hasan Basri ini diklaim murni lahir dari dorongan masyarakat, bukan dari hasrat kekuasaan semata. Ia menegaskan bahwa pencalonannya merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menjawab harapan warga yang menginginkan angin segar perubahan di Desa Pusaka Rakyat.

“Saya maju bukan karena ambisi pribadi. Ini adalah amanah dan dorongan dari masyarakat yang menginginkan perubahan. Saya juga tidak memiliki dendam pribadi kepada siapa pun. Pilkades harus menjadi ajang membangun desa, bukan ajang balas dendam,” tegas Hasan Basri dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Faizal Hafan Farid Transfer Konsep Membangun Kabupaten Bekasi Melalui Pusat Distribusi Kepada Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan

Berbeda dengan gaya kandidat pada umumnya, Hasan menegaskan dirinya enggan terjebak dalam obral janji politik. Ia menilai, masyarakat tidak perlu disibukkan dengan retorika visi dan misi yang berlebihan sebelum amanah tersebut benar-benar jatuh ke tangannya. Fokus utamanya adalah merancang program yang langsung menyentuh denyut nadi kebutuhan warga.

“Saya tidak ingin terlalu banyak berbicara soal visi dan misi sebelum dipercaya masyarakat. Yang paling penting adalah bekerja nyata ketika diberi amanah,” tambahnya.

Berbicara mengenai program prioritas, Hasan menyoroti satu isu krusial yang kerap luput dari perhatian, yakni penataan dan pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Menurutnya, ketersediaan lahan pemakaman yang memadai dan layak adalah kebutuhan mendasar yang sangat mendesak bagi warga saat ini.

Ia memandang, tugas seorang kepala desa dan pelayanan pemerintah tidak boleh hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik dan tertib administrasi semata. Pemenuhan kebutuhan sosial yang bersentuhan langsung dengan warga, seperti ketersediaan fasilitas makam, justru menjadi tolok ukur kepedulian nyata seorang pemimpin.

Dengan resminya deklarasi Hasan Basri, peta persaingan kontestasi Pilkades Pusaka Rakyat dipastikan akan semakin ketat. Kini, publik menanti adu gagasan dan komitmen kerja nyata dari para bakal calon yang siap memimpin desa ke depan..

-vanaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

juara303 ali alzabarah rhinology online canil do balaco Kreis 17 - Iserlohn big hand