LANGKAT | Media Post Keadilan – Dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Raya TNI Tahun 2026 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia dan diikuti secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Jumat (17/07/2026).
Di Kabupaten Langkat, kegiatan dipusatkan di Dusun Paya Rengo, Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Sirapit, pada lahan pertanian produktif seluas kurang lebih 60 hektare. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan, S.E., S.I.K., didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, bersama jajaran TNI, Forkopimda, instansi pemerintah, dan kelompok tani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Dandim 0203/Langkat Letkol Arh. Medwin Sangkakala, S.Sos., M.Tr.(Han.), Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., unsur Forkopimda Kabupaten Langkat, perwakilan Perum Bulog Sumatera Utara, Dinas Pertanian, para tokoh masyarakat, serta Kelompok Tani Gemah Ripah.
Panen raya tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan menunjukkan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan menyatakan bahwa Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pertanian agar para petani dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.
Sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Dengan dukungan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Langkat terus meningkat sehingga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Panen raya di lahan seluas kurang lebih 60 hektare ini juga menjadi indikator bahwa potensi pertanian Kabupaten Langkat masih sangat besar dan mampu menjadi salah satu daerah penyangga kebutuhan pangan di Sumatera Utara. Pemerintah terus mendorong peningkatan produksi melalui pendampingan kepada petani, penyediaan sarana pertanian, serta penguatan akses pasar hasil panen.
Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat. Kehadiran TNI dan Polri di tengah para petani menjadi bentuk nyata komitmen negara dalam memberikan rasa aman sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Selama berlangsungnya kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Personel gabungan TNI-Polri melaksanakan pengamanan secara maksimal sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar hingga selesai.
Melalui kegiatan Panen Raya Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergitas seluruh komponen bangsa semakin kuat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan tangguh di bidang pangan.
Program ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, cita-cita mewujudkan swasembada pangan diyakini dapat tercapai demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
(utari/tim)













