Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialHeadline NewsJakarta

Berharap Indonesia Islamic Science Park Terbangun, Begini Perjuangan Tokoh Madura H. Syafei

×

Berharap Indonesia Islamic Science Park Terbangun, Begini Perjuangan Tokoh Madura H. Syafei

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – POST KEADILAN Tiga tahun silam, H. Syafei termasuk jajaran tokoh Madura yang aktif memperjuangkan tanah kelahirannya sebagai pusat pembelajaran keilmuan Islam dunia.

Dia berandai-andai, Madura kelak memiliki infrastruktur terpadu pusat edukasi, budaya dan wisata serta menjadi pusat keuangan syariah dunia.

H. Syafei, kemudian menjadi sosok paling vokal dalam perjuangan tersebut.

Dia pun turut menginisiasi pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) yang berlokasi di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu sisi Madura, persis bersebelahan rumah tinggalnya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Lubuk Linggau H Trisko Defriansa Buka City Expo Tahun 2023 Dalam Rangka HUT Kota Lubuk Linggau Ke.22

Gayung rupanya bersambut.

Pada awal menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berencana membangun pusat studi Islam yang dipadukan dengan hiburan, seni, hingga kuliner yang berkonsep halal.

Namun konsep Khofifah itu belum menentukan titik lokasi dan menjadi perebutan antara Pemerintah Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga :  Kasus Penyelundupan Ikan 54 Ton Kurir Ditangkap, Otak Penyelundupan Dipertanyakan

Awal April 2019, Pemerintah Provinsi Provinsi Jawa Timur mengadakan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) di Grand City.

Dalam Musrenbang tersebut dibahas agenda pembangunan Islamic Science Park yang rencananya di Bangkalan.

H. Syafei senang dengan rencana tersebut.

Kerabat dekat Bupati Bekasi Akhmad Marjuki itu optimistis, IISP dapat memeratakan perekonomian seluruh wilayah Madura.

Baca Juga :  Dalam Kunker DPR RI Komisi VII , Drs Hendrik Halomoan Sitompul Visit ke PT.TPL

“Kalau letaknya di pinggir, pasti perekonomian yang di tempat lain sulit tumbuh,” ungkap Syafei saat bertemu wartawan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 19 April 2022.

Dia pun memaparkan bahwa Indonesia sebagai negara berpenduduk umat Islam terbesar di dunia sangatlah pantas jika ditunjuk sebagai tuan rumah Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

sabung ayam online judi bola online juara303 login Kreis 17 - Iserlohn juara303 sbobet88 mahjong ways judi bola judi bola juara303 juara303 slot thailand live casino