Pada kesempatan itu Prof. Yohannes Surya mengatakan bahwa di abad ke-21, setiap anak didik diharapkan mampu menguasai kecakapan 8C yaitu ๐๐ฟ๐ฒ๐ฎ๐๐ถ๐๐ถ๐๐ (kreatifitas), ๐๐ฟ๐ถ๐๐ถ๐ฐ๐ฎ๐น ๐๐ต๐ถ๐ป๐ธ๐ถ๐ป๐ด (berfikir kritis), ๐๐ผ๐บ๐บ๐๐ป๐ถ๐ฐ๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป (komunikasi), ๐๐ผ๐น๐น๐ฎ๐ฏ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป (Kerjasama), ๐๐ต๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ฐ๐๐ฒ๐ฟ (karakter), ๐๐๐น๐๐๐ฟ๐ฒ/๐๐ถ๐๐ถ๐๐ฒ๐ป๐๐ต๐ถ๐ฝ (budaya). Sementara itu Gasing menambahkan 2C lagi yaitu ๐๐ผ๐บ๐ฝ๐๐๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป ๐น๐ผ๐ด๐ถ๐ฐ (logika berhitung) dan ๐๐ผ๐บ๐ฝ๐ฎ๐๐๐ถ๐ผ๐ป (kasih sayang).
Sementara itu, Perwakilan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan akan siap mendukung inovasi ini melalui program pemerataan rekrutmen guru dengan kualifikasi yang sangat dibutuhkan oleh Daerah.
Demikian juga dengan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyatakan bahwa pada prinsipnya setuju dan akan mengkaji lebih lanjut terkait standar kurikulum yang sesuai dalam peningkatan numerasi melalui matematika gasing.













