Beberapa hari kemudian coba mengkonfirmasi Surya terkait temuan, hingga berita dilansir, dia (Surya) tidak menjawab.
Menanggapi hal itu, Ketua NCW (Nasional Coruption Watch) Bekasi Raya, Herman PS menuding adanya dugaan tebang pilih pada eksekusi bangli.
“Ada banyak Bangli-Bangli yang hingga kini masih masih tetap bertengger. Kami mencium ada aroma KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) pada giat pembongkaran ini. Pasalnya, kenapa bangunan-bangunan yang kita duga liar itu tidak (belum) tersentuh (red: dibongkar)?,” ujar Herman, Sabtu, (10/5/2025).
Masih kata pegiat anti rasuah ini, adanya Bangli-Bangli yang masih tetap berdiri sementara bangli lainnya sudah rata dengan tanah, mempertontonkan suatu ketidakadilan, ketidakprofesionalan petugas Satpol-PP.
“Siapa pun akan menilai program Pembongkaran Bangli tidak adil. Jangan giliran menyasar Bangli milik warga tak mampu, begitu cepat. Eh giliran ‘gedongan’ tidak (belum) dibongkar,” tukasnya.
Herman meminta agar KDM sebagai Gubernur agar turun langsung melihat fenomena itu.
“Kita berharap Gubernur KDM segera turun tangan melihat langsung, menyelesaikan ‘ketidakadilan’ di mata warga masyarakat kabupaten Bekasi,” pungkasnya. Bersambung.. (Simare













