Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialHeadline NewsJakarta

Indonesia Bangun Jejaring Desa ASEAN untuk Dukung Pembangunan Kawasan

×

Indonesia Bangun Jejaring Desa ASEAN untuk Dukung Pembangunan Kawasan

Sebarkan artikel ini

Postkeadilan | Jakarta, Indonesia bertekad membentuk Jejaring Desa ASEAN sebagai wadah kerja sama desa negara-negara anggota untuk berkontribusi dan memperoleh manfaat langsung dari pembangunan di kawasan. Pembentukan jejaring desa tersebut rencananya akan dilakukan secara resmi oleh para pemimpin ASEAN pada KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, 9 hingga 11 Mei 2023.

“Fokus Jejaring Desa ASEAN adalah kerja sama pembangunan sektor pariwisata, pengembangan produk unggulan, dan digitalisasi pedesaan,” ujar Direktur Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Muhammad Fachri, Minggu (7/5/2023) di Jakarta.

Baca Juga :  Kapolri: Fatwa MUI Cenderung Mempengaruhi Sistem Hukum

Jejaring Desa ASEAN, lanjutnya, diharapkan akan semakin membuka peluang desa di negara-negara anggota untuk mendapatkan manfaat dari kerja sama ASEAN serta mitra lainnya, termasuk sektor swasta.

Pertemuan pertama Jejaring Desa ASEAN diharapkan dapat terlaksana di Indonesia pada pertengahan 2023, di bawah koordinasi Kementerian PDTT.

Baca Juga :  Kabag Umum Khairul Alpan mengucapkan Selamat dan Sukses HUT Kabupaten Lahat ke 155 tahun

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyatakan jika kerja sama antar desa di ASEAN perlu didorong. “Selain dapat dimanfaatkan untuk saling belajar pengalaman terbaik dalam memajukan ekonomi perdesaan, interaksinya diharapkan dapat juga berkontribusi terhadap penguatan identitas sesama anggota ASEAN,” katanya.

Saat ini di Kawasan Asia Tenggara, terdapat sekitar 64% populasi yang hidup di pedesaan dengan tingkat kemiskinan 62% lebih tinggi dibandingkan populasi yang hidup di perkotaan. Angka ini memperlihatkan bahwa upaya menekankan angka kemiskinan dan percepatan pembangunan di kawasan harus memprioritaskan pembangunan di pedesaan.

Baca Juga :  Hari ke 2 Bimtek Jurnalistik Toba mengenai Keterbukaan Info publik.

Di sisi lain, pedesaan dinilai kurang terberdayakan namun memiliki potensi tinggi dalam mendukung pemulihan dan membangun pilar Epicentrum of Growth di kawasan. (Red)

SIARAN PERS
TIM KOMUNIKASI DAN MEDIA KTT ASEAN 2023
No.39/SP/TKM-ASEAN2023/INA/5/2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 agen live casino sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88