oleh

Kajari Nisel Diminta, Usut Dugaan Penggelembungan Siswa & Korupsi Dana PIP SMAN 1 Onolalu

-Nias-1.466 views

Nias Selatan, (sumut)
Postkeadilan.com – Masyarakat Kecamatan Onolalu meminta agar  Kejaksaan Negri Teluk Dalam dapat menertibkan dugaan penggelembungan Siswa serta dugaan Korupsi Dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMA Negeri 1 Onolalu Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan.

Berawal dari informasi yang disampaikan oleh beberapa warga masyarakat Kecamatan Onolalu kepada Postkeadilan.com, bahwa Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Onolalu An. Alfeus Bago diduga telah melakukan penggelembungan terhadap jumlah Siswa untuk memperkaya dirinya.

banner 400x130

Selain dugaan penggelembungan siswa, Alfeus Bago juga melakukan dugaan korupsi pada penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMA Negeri 1 Onolalu selama beberapa Tahun secara berturut turut.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Onolalu Alfeus Bago saat dikonfirmasi oleh Postkeadilan.com di Rumahnya Jumat 12/03/2021 mengatakan, jumlah siswa saya yang akurat adalah kira kira sebanyak 62 orang (pada hal jumlah siswa di Absen sekolah hanya 60 Orang) tapi setelah saya tanyakan operator, saya heran kok berbeda selisih dengan jumlah siswa yang sudah di online kan, sekarang saya bertanya tanya dapodik online itu dari mana ya?… Alfeus berusaha mengelabui.

Terkait dana bantuan PIP terhadap siswa SMA Negeri 1 Onolalu yang tidak terbayarkan selama beberapa Tahun sebenarnya itu semua sudah cair namun berhubung para siswa tersebut sudah menamatka bahkan semuanya telah keluar daerah sehingga saya kesulitan untuk mencairkan dana PIP tersebut kata Alfeus Bago.

Perbandingan data, bila dicocokkan antara jumlah siswa di Absen Sekolah dengan jumlah dapodik yang sudah di online kan oleh sekolah SMA Negeri 1 Onolalu sangat jauh selisih atau beda jumlah siswanya.

Begitu juga kebenaran dari informasi yang diberikan oleh beberapa masyarakat onolalu bahwa dana PIP untuk siswa tidak pernah disalurkan oleh Kepala Sekolah pada hal sesuai hasil data online PIP, kepala sekolah telah melakukan penarikkan setiap tahunnya. Atas kejadian ini diperkirakan kerugian keuangan Negara berkisar Ratusan Juta. (sit duhapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

3 komentar

  1. Saya termasuk siswa bapak ALFEUS BAGO
    SMA.NEGERI 1 .ONOLALU
    Saya TAMATAN TAHUN 2016

    Selama saya masih duduk bangku SMA NEGERI 1.ONOLALU
    Saya tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah yaitu : kartu indonesia pintar (PIP)

News Feed