Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsKalimantan Barat

Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Kapuas 2022, Berikan Pelayanan Yang Terbaik Pada Masyarakat

×

Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Kapuas 2022, Berikan Pelayanan Yang Terbaik Pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

KALIMANTAN BARAT – POSTKEADILAN Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M., menggelar Apel gelar pasukan Operasi Zebra Kapuas tahun 2022 di lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar. Senin (3/10/2022).

Operasi Zebra ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia, sesuai jadwal yang ditentukan Mabes Polri, selama 14 hari mulai hari ini Senin, 3 Oktober hingga 16 Okotober 2022.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat kunjungi BUMDES "Nduma Karina" desa siempat Rube 2

Dalam sambutannya, Kapolda Kalbar meminta agar seluruh peserta Ops Zebra Kapuas berpedoman pada SOP yang berlaku agar kegiatan operasi ini dapat berjalan lancar.

“Tujuan operasi ini adalah untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas serta meningkatkan displin masyarakat dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Suryanbodo menekankan kepada seluruh personel agar menyiapkan mental dan fisik serta menjaga kesehatan.

Baca Juga :  Rapat Sosialisasi Sumbangan Ortu Siswa SMK Negeri 1 Tambun Selatan Berjalan Kondusif

“Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat,” jelas Kapolda Kalbar.

Kemudian, lakukan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.

Baca Juga :  Kajati Jabar Setujui Permohonan RJ. Tajam Keatas, Humanis Kebawah

“Mantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi zebra kapuas ini,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa pelaksanaan ops dilaksanakan razia yang sifatnya stasioner (gabungan) dari TNI/Polri dan pihak terlibat lainnya dan mobiling yang menggunakan ETLE, walaupun terbatas namun dapat memberikan efek bagi masyarakat yang melanggar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses