KABUPATEN BEKASI, PostKeadilan – KCD Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergi dengan Polri, KPU, dan Bawaslu Kabupaten Bekasi untuk melindungi pelajar dari pengaruh negatif sekaligus menanamkan nilai demokrasi dan kebangsaan sejak dini.
Kolaborasi ini diarahkan pada pembinaan karakter, pencegahan tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta kenakalan remaja. Kerja sama lintas lembaga diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan potensi siswa.
Perwakilan KCD Wilayah III, Rina, menegaskan bahwa perlindungan pelajar merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pihak sekolah.
“Menjaga pelajar bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama. Kita ingin generasi muda tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter Panca Waluya, jiwa nasionalisme, serta kepedulian terhadap Indonesia,” ujar Rina.
Dalam kolaborasi tersebut, Polri diharapkan berkontribusi melalui edukasi hukum dan pembinaan kedisiplinan. Sementara itu, KPU dan Bawaslu berperan dalam mengenalkan demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya menghargai perbedaan pendapat dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Kabupaten Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si.; Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido, S.Pd., M.IP.; serta Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi Akbar Khadafi, S.Pd., M.Tr.I.P.
Melalui sinergi tersebut, KCD Wilayah III berharap pembinaan pelajar dapat diwujudkan melalui edukasi hukum, penguatan karakter, pendidikan demokrasi, dan pencegahan kenakalan remaja secara berkelanjutan.
Upaya ini diharapkan mampu membentuk generasi muda Kabupaten Bekasi yang berintegritas, berprestasi, menghargai keberagaman, serta memiliki semangat persatuan dan tanggung jawab sebagai warga negara.
(Tim Redaksi PostKeadilan)













