Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsJakarta

Nasabah TPFx Merasa Tertipu, Minta Modal Kembali Malah Disuruh Top Up Lagi

×

Nasabah TPFx Merasa Tertipu, Minta Modal Kembali Malah Disuruh Top Up Lagi

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PostKeadilan – Kasus nasabah pialang berjangka yang merasa tertipu, kembali bergulir (baca: Nasabah Keluhkan Dana Hilang, Bappebti Diminta Bantu Penyelesaian). Kali ini menimpa 3 (tiga) orang nasabah di PT TPFx.

Ketiga nasabah yakni Riris, Novitasari dan Yahya (RNY), mengaku mengalami kerugian puluhan juta. Sementara Riris seorang alami kerugian hingga ratusan juta.

Cerita Riris, berawal dari dirinya ditemuin oleh Rida dan Fenny. Kedua wanita itu mengaku sebagai marketing PT TPFx yang bergerak di bidang pialang berjangka.

“Sewaktu ketemu, mereka (Rida dan Fenny) menawarkan bisnis pialang. Untungnya kata mereka lumayan. Yang mana mereka bilang juga dana aman. Kapan saja mau diambil, tarik dana boleh. Tapi apa, mereka bohongi kami,” ujar Riris di rumah kediamannya di Cibitung Kabupaten Bekasi, Senin (27/7/2026) sore.

Pertemuan sore itu dihadiri Rida, Fenny serta RNY dan PostKeadilan.

“Kita tawarin. Kita tawarin trading dan resikonya kita jelasin waktu di trading itu ada untung ruginya,” celetuk Rida membantah Riris.

“Iya kakak jelasin. Kan aku yang penting uang aman. Kapan saja saya butuh, bisa diambil. Kan itu yang saya tangkap dari penjelasan mu,” kata Riris ke Rida.

Dari hasil pertemuan dan perdebatan, RNY merasa tertipu dengan bisnis pialang yang ditawarkan Rida dan Fenny. RNY minta sisa uang mereka dikembalikan.

“Ya nanti kami sampaikan ke leader kami, ibu Nelly. Saling berkabar aja,” tutup Rida dan Fenny.

Selang beberapa hari kemudian, Riris hubungi awak media dan mengirimkan screenshot pembicaraan dirinya dan Rida.

Pada screenshot, chat Rida: “Ibu baru 30 menit sudah untung 1 juta”, “Apalagi kalau modal besar bisa lebih dari itu”, Senin (11/5/2026) malam setelah siang hari, Riris Transfer (TF) ke rekening BCA TPFx sebesar Rp 20 juta.

Baca Juga :  4 Kasus Besar Rugikan Negara Puluhan Miliar Dibongkar Kejati Jatim

Esok harinya, Selasa (12/5/2026) pagi, Rida mengabarkan bahwa Riris alami profit. “Tadi 5 juta, barusan 3 juta. Profit yang masuk sudah 8 juta. Ya nanti sore profit lagi di WD lagi. Percaya sama kita, kita trader-trader handal Bu”.

Rabu (13/7/2026) subuh, Rida meminta agar Riris Top Up untuk nambah modal. “9 juta aja dulu Bu, nanti yang 1 juta nya nyusul”.

Ketika dikonfirmasi Riris bahwa hari ini bisa ditarik kembali uangnya, Rida menjawab: “Bisa banget Bu”.

Rabu (13/7/2026) pukul 06:14 WIB, Riris TF ke rekening TPFx Rp9 juta dan sorenya Rp21 juta.

Hal demikian berlangsung hingga akhirnya Riris kehabisan uang buat Top Up seperti keinginan Rida. Dimana transaksi dari tanggal 11 Mei hingga 24 Juni 2026, Riris TF ke rekening TPFx dengan total Rp333 juta.

Sementara WD nya total Rp168 juta. Dari WD itu, Riris pun diwajibkan berbagi 30% dari setiap hasil WD nya dengan mengirimkan/TF ke rekening BCA atas nama IDAR WATI, ditotal Rp50,4 juta.

Riris yang mengaku sudah terperdaya oleh Rida, juga mengajak temannya Novitasari dan Yayah untuk ikut bergabung. Hingga Yayah dan Novitasari mengalami kerugian seperti yang dialami Riris.

Riris coba konfirmasi Nelly tentang Etikad Baik, kebijakan untuk pengembalian sisa uang mereka yang selama itu diminta TopUp.

“Kalau ibu bertanya soal kebijakan dari saya sebagai profesional, hanya bisa menyarankan ibu untuk aktif transaksi dengan solusi top up agar bisa merecovery accoint ibu agar kembali seperti semula,” balas Nelly, Jumat (31/7/2026) sore.

Mengetahui jawaban Nelly minta Top Up lagi, RNY menangis menceritakan ulang kejadian yang mereka alami kepada PostKeadilan.

“Mohon bantu kami ya. Uang kami sudah habis semua. Kalau tidak bisa dikembalikan, biar lah Hukum yang berlaku di negara ini bertindak. Kami menuntut KEADILAN,” harap mereka yang berencana buka Laporan Polisi. Bersambung… (Simare/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://juara303z.com/ https://www.alialzabarah.org/ https://www.rhinologyonline.org/ https://canildobalacobraco.com.br/ https://www.flvw-iserlohn.de/ https://bighand.jp/ https://www.basilicasanvicenteferrer.es/san-vicente/ https://www.basilicasanvicenteferrer.es/horarios/ psykologpernillezoega.dk