Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BogorHeadline Newspendidikan

Program Studi Teknologi Pangan IPB University Perolehan Re-Akreditasi Internasional dari IUFoST

×

Program Studi Teknologi Pangan IPB University Perolehan Re-Akreditasi Internasional dari IUFoST

Sebarkan artikel ini

Postkeadilan, Bogor. Program Studi (Prodi) Sarjana Teknologi Pangan, Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP), Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB University memperoleh status re-akreditasi dari International Union of Food Science and Technology (IUFoST) untuk periode 2022-2027. IUFoST adalah sebuah asosiasi profesi bidang ilmu dan teknologi pangan dunia.

Penyerahan sertifikat diberikan dalam rangkaian IUFoST World Congress di Singapura, (3/11) yang diterima oleh Prof Winiati P Rahayu sebagai perwakilan departemen, serta disaksikan oleh Prof M Aman Wirakartakusumah sebagai Presiden IUFoST periode 2022-2024 dan Prof Feri Kusnandar sebagai anggota tim asesor IUFoST.

Baca Juga :  Di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Ini Nama Sekolah Maung Yang Resmi

“Pengakuan ini merupakan kali ketiga yang diperoleh Departemen ITP sejak tahun 2013. Status re-akreditasi diperoleh setelah melewati serangkaian proses asesmen oleh tim asesor dari IUFoST yang beranggotakan pakar ilmu dan teknologi pangan dari berbagai negara seperti Inggris, China, Filipina, Australia, Indonesia dan Afrika Selatan,” ujar Dr Eko Hari Purnomo, Ketua Departemen ITP.

Baca Juga :  Pengurus Ranting NU Banjarharjo dan Pemdes adakan rapat bahas pelaksanaan sholat Idul Fitri

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa asesmen mencakup aspek pemenuhan konstruksi kurikulum dengan standar pendidikan ilmu dan teknologi pangan yang ditetapkan oleh IUFoST, kecukupan jumlah, kompetensi dan kinerja dosen (termasuk penelitian dan publikasi), fasilitas (laboratorium, pilot plant dan sarana pendukung pembelajaran).

Baca Juga :  Tanggapan Kejaksaan Agung terhadap Perkembangan Perkara BTS 4G BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika

“Selain itu, kinerja alumni, sistem penjaminan mutu internal, serta global engagement mahasiswa dan dosen (seperti keterlibatan dalam program pertukaran mahasiswa dan adanya jejaring internasional dosen dalam kegiatan pendidikan dan penelitian) turut menjadi aspek yang dinilai dalam asesmen,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

juara303 indopromax judi bola sabung ayam online judi bola judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online Bnri judi bola sabung ayam sabung ayam sabung ayam japa-nigeria