Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsHukum Kriminalkarawang

Tiga Wartawan Dianiaya, Kapolres Akan Menindak Secara Profesional

×

Tiga Wartawan Dianiaya, Kapolres Akan Menindak Secara Profesional

Sebarkan artikel ini

Karawang, PostKeadilan – Tiga orang wartawan, Nina Meilani Paradewi, Damanhuri dan Suhada, diduga dianiaya oleh oknum aparat desa dan sekelompok orang yang diduga sebagai orang suruhan.

Ketiga korban ini merupakan jurnalis media online di Karawang. Mereka mengaku dikeroyok di depan warung di Dusun Pengasinan RT/RW 03/01 Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya, Karawang, Senin (7/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pada uraian kejadian Laporan Polisi: STPL/63/III/2022/Sek Rdk atas nama pelapor Damanhuri, menceritakan bagaimana semula mereka mempertanyakan tentang adanya warga setempat yang menerima BNPT. Lalu ibu pemilik warung menyuruh anaknya memanggil warga penerima bernama Emis.

Baca Juga :  Advokat NR Icang Rahardian, SH Minta Aparat Hukum Tangkap Bang Jago Di RS Siloam Palembang

Sewaktu hendak mewawancarai Emis, datang beberapa pria marah-marah. Tak kunjung lama, tempat kejadian perkara semakin ramai dan terjadi lah penganiayaan terhadap ke tiga wartawan tersebut.

“Kami di pukul, arah muka, punggung dan perut. Sewaktu hendak pergi, ada yang mukul pakai baru malah, untungnya pakai Helm,” jelas Damanhuri.

Baca Juga :  Memperingati Anniversary 2 Pt. Witan Presisi Indonesia Gelar Bakti Sosial

Mereka lalu berobat ke RSU Proklamasi Rengasdengklok. Setelahnya, melaporkan kejadian tersebut di Polsek Rengasdengklok.

‘Sekejap kemudian, berita pemukulan para wartawan itu ramai dibicarakan. Sejumlah media pun turut angkat beritanya

Bahkan Dewan Penasihat (Wanhat) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Karawang N.Hartono turut andil mengutuk keras tindakan penganiayaan itu.

Baca Juga :  SMAN 6 Tamsel Bantah Siswanya Belajar Agama Di Selasar Kelas

Penganiyaan yang diduga dilatarbelakangi pemberitaan dan atau tugas jurnalistik dalam mencari informasi penyaluran BNPT. Lalu sejumlah oknum aparat desa dan sekelompok orang merasa terusik atas keberadaan para wartawan.

“Saya minta pihak kepolisian untuk mengusut dan memproses hukum para pelakunya. Dan minta kepada polisi untuk segera menangkap para pelakunya,” ucap Hartono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

juara303 indopromax judi bola sabung ayam online judi bola judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online Bnri judi bola sabung ayam sabung ayam sabung ayam japa-nigeria