Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialHeadline Newsmedan

Warga Ramunia Dilarang (Puskopkar “A” Bukit Barisan) Panen di saat Harga Beras Naik.

×

Warga Ramunia Dilarang (Puskopkar “A” Bukit Barisan) Panen di saat Harga Beras Naik.

Sebarkan artikel ini

Medan PostKeadilan. Sejumlah 27 keluarga yang masih mengerjakan lahan lebih kurang 20 ha di Desa Ramunia, Kabupaten Deli Serdang yang selama kurang lebih satu tahun dikerjakan kini dilarang panen oleh oknum TNI. (Selasa,19/09/2023).

Pasca konflik ketidakjelasan kepemilikan lahan pertanian di Desa Ramunia, Deli Serdang hingga kini masih berdampak bagi sejumlah warga Ramunia. Pada Tahun 2023 pertemuan antara warga dan Puskopkar warga boleh mengelola lahan pertanian tersebut. Dan hingga kini beberapa warga mengelola lahan pertanian tersebut.

Lahan yang selama ini memang belum pasti kejelasannya milik siapa dan seluas mana selama ini dikerjakan sekitar 27 keluarga warga Ramunia 1. Dan kini tiba saatnya dapat dipanen. Panen yang akan dihasilkan sekitar 6ton/hektar dan harga gabah kering sekitar Rp 7.000/kg, sekitar Rp. 840.000.000.

Baca Juga :  Tuding Salah Tangkap, Jajaran Oknum Polres Subang Di 'Propamkan

“Kami beberapa kali juga mendapatkan intimidasi dari pihak TNI melarang mengerjakan lahan pertanian itu Pak. Tapi kami memberanikan diri karena kami masih butuh makan Pak”, kata Open Manurung selaku Ketua Forum Kelompok Tani.

Dalam pantauan awak media kami, keadaan kini lahan tersebut sudah ditembok beton dan didirikan posko penjagaan oleh Puskopkar “A” Bukit Barisan. Beberapa peralatan pertanian seperti “jetor” dan alat pertanian lainnya juga lengkap di posko pengamanan Puskopkar.

Bu Samsiah yang masih bermukim di lahan tersebut juga merasa pilu. Karena akses jalan keluar masuk lahan kini ditembok dan tidak bisa dengan bebas melakukan aktifitas. Anak-anak yang masih bersekolah juga tampak memanjat tembok dengan menggunakan tangga darurat untuk berangkat sekolah. Dan Ibu hamil juga yang tiggal di rumah bu Samsiah terpaksa juga menaiki tangga darurat ketika ingin memeriksakan kandungannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 agen live casino sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88