Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

PROPAM SUMBAR Periksa Dan ‘Tahan Oknum PAMA ‘Anarkis

×

PROPAM SUMBAR Periksa Dan ‘Tahan Oknum PAMA ‘Anarkis

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PostKeadilan – Kasus oknum PAMA inisial SDC yang dinilai ‘anarkis atas dugaan penganiayaan terhadap 3 orang Bintara, Propam POLDA Sumatera Barat (SUMBAR) lakukan pemeriksaan dan penahanan.

Hal ini dijelaskan Kadiv Humas POLDA Sumbar, KOMBES SATAKE BAYU SH, MH menjawab asumsi sejumlah masyarakat netizen yang beredar di Media Sosial.

Beberapa para netizen yang mengikuti perkembangan Penanganan Kasus itu, ada yang mengawatirkan bahwa SDC tidak mendapatkan sangsi atas perbuatannya.

“Kini sedang berproses. Pemeriksaan kepada diduga pelaku dan saksi-saksi. Ia (SDC) ditempatkan di tempat khusus, semacam SEL,” ujar KOMBES Bayu kepada PostKeadilan di ujung HP, Senin (30/3/2020) sore.

Baca Juga :  Pemilik Ponpes Modern Minhajul Haq dan Direktur PT. HDN diduga Kebal Hukum

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini mendapat respon cepat dari Kapolri Jenderal Idham Azis.

Koordinator Nasional TRCPA, Bunda Naumi yang bersuara lantang setelah melihat video ‘penganiayaan tersebar di media on line, nyaris mempersiapkan Surat Resmi Kepada Kapolri.

Menurut ia (Bunda Naumi), anak-anak di kwatirkan dengan mudah nya dapat mengadopsi cara-cara kekerasan yang dipertontonkan. “Sepetri yang terlihat (Video Viral Oknum PAMA, aniaya 3 orang Bintara), kan kelihatan sadis,” bebernya.

Baca Juga :  PT Sejahtera Bintang Bersinar, GP Ansor, Bersama Anggota DPRD Kab Bekasi Kang Edi Junaedi Kembali Salurkan Bantuan Sembako Di Desa Pantai Bahagia Muaragembong

Pegiat anti kekerasan ini menyesal kan tindakan ‘anarkis SDC terhadap 3 bintara itu yang di pukul pakai Kapek Rim Ikat Pinggang hingga kepala anggota bintara itu terluka.

“Kita bersyukur bapak Kapolri respon cepat,” imbuhnya.

Beberapa hari kemudian, Bunda Naumi kembali tampil di Medsos Facebook, ingin masyarakat.mengawal keterbukaan tentang penahanan SDC.

Disisi lain beberapa Netizen dan Bunda Naumi membenarkan keberanian anggota Polisi yang lakukan perekaman.

“Saya beri apresias kepada Polisi yang merekam kejadian itu. Jangan disalahkan,” kata Naumi, Senin (30/3/2020) siang.

Baca Juga :  Kapolsek Pagaden Silahturahmi ke Warga Bentuk Wujud Kedekatan dan Sinergitas Institusi Polri dengan Masyarakat

Lebih lanjut kata Naumi, kejadian itu memang sengaja dipertontonkan SDC. “Itu dia (SDC) lakukan di lapangan. Bukankah kesengajaan.? Kalau tidak mau dilihat publik, kenapa dipukul dilapangan.? Jangan kita salahkan. Justru Perekam itu dikasih penghargaan,” tukasnya.

Kembali ke Kombes Bayu. Dikonfirmasi berapa lama dan sejauh apa penahanan SDC di ‘Ruang Khusus’. Bayu belum bisa memastikan. “Masih pemeriksaan dulu bang. Kita lengkapi dulu bukti dan keterangan saksi-saksi,” tutupnya. (R-01/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

live casino online sabung ayam online sbobet88 agen live casino sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88