Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BekasiHeadline News

AMPHIBI TINDAKLANJUTI PERMASALAHAN CROSS DRAIN PENYEBAB BANJIR

×

AMPHIBI TINDAKLANJUTI PERMASALAHAN CROSS DRAIN PENYEBAB BANJIR

Sebarkan artikel ini

Bekasi – Postkeadilan Banjir terburuk yang melanda jabodetabek pada 1 januari 2020 menjadikan cerita duka bagi masyarakat terdampak banjir.
Menyikapi hal tersebut Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) berupaya membantu pemerintah dalam mengatasi dan meringankan masyarakat dengan mengumpulkan donasi untuk wilayah terdampak banjir.

Disamping ikut serta mendistribusikan bantuan sembako dan pakaian, lembaga AMPHIBI juga melakukan survey dilokasi titik banjir terparah salah satunya perumahan Pondok Hijau Permai Kota Bekasi yang diduga akibat projek pembangunan Kereta Cepat Indonesia China (PT.KCIC) dan projek jalan tol layang Jakarta-Karawang dengan melayangkan surat ke beberapa pihak terkait.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat Kunjungi posko pencarian korban lakalantas di Desa Bulu Didi

Menindak lanjuti surat balasan AMPHIBI No: 069/B/AMPHIBI/BKS/VI/2020 perihal tindak lanjut laporan penanganan saluran perumahan pondok hijau kota Bekasi, pihak Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Dev. 01 melayangkan surat balasan undangan Rapat penanganan Cross Drain yang di laksanakan pada, Jum’at (26/6/2020).

Turut hadir dalam undangan rapat tersebut Ketua Umum Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) Agus SalimTanjung So.Si, didampingi Litbang Ir.Wembri, Ketua AMPHIBI Bekasi Raya Moh.Hendri ST dan Sekretaris Willy Nurwahyudi ST beserta jajaran.

Sementara dari pihak PT.Jasa Marga (Persero) Tbk dihadiri Widiyatmiko General Menejer R 01 Jasamarga Trans Jawa Tollroad Jakarta-Cikampek beserta jajaran, Irwansyah dan Tony dari Jasa Marga Pusat, serta Ahmad Fikri perwakilan PT.Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), PT.JJC Andri Muslimin, PT.Wijaya Karya (WIKA) Abdul Hakam dan Mr.Gong PT.Sinohidro.

Baca Juga :  Bersama FORKOPIMDA Polres Humbahas Bagikan 500 Bendera Merah Putih Dan 750 Sticker Semarak HUT RI Ke 77.

Rapat pembahasan di pimpin oleh pihak PT.Jasa Marga R.01 JTT JAPEK dan dilanjut dengan penjelasan permasalahan Cross Drain yang di paparkan oleh Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung So,si.

Dalam pemaparan tersebut Agus ST menjelaskan bahwa permasalahan banjir yang dilaporkan AMPHIBI diduga dari dampak pembangunan tiang pancang proyek Kereta Cepat dan pemasangan tiang pancang Tol Layang Jakarta Karawang.
Dirinya juga meminta Site Plan pembuangan air hujan sebagai antisipasi mencegah terjadinya banjir di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Disoal BPK, Kepala SMPN 4 Ciktim Sebut Dana Sudah Dikembalikan ke Kasda

Pemaparan yang disampaikan ketua umum AMPHIBI mendapat tanggapan positif dari Ahmad Fikri yang mewakili pihak Kereta Cepat Indonesia Cina (PT.KCIC) serta dari pihak PT.Jasa Marga (Persero) Tbk Widiyatmiko sebagai General Menejer R 01 Jasamarga Trans Jawa Tollroad Jakarta – Cikampek.

Dari hasil kesepakatan rapat tersebut disimpulkan akan dilakukan Survey bersama pada hari selasa 30 Juni 2020.

Disamping survey di titik yang dipermasalahkan AMPHIBI, team juga akan melakukan peninjauan langsung di beberapa titik yang terdampak serta secara bersama- sama mencari solusinya.
(bersambung). (Agus. S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 agen live casino sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88