Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BekasiHeadline News

Kasus Pemukulan Warga Oleh Oknum DPRD, Kapolres Metro Bekasi Janji Akan Menahan Tersangka Bilamana Tidak Kooperatif

×

Kasus Pemukulan Warga Oleh Oknum DPRD, Kapolres Metro Bekasi Janji Akan Menahan Tersangka Bilamana Tidak Kooperatif

Sebarkan artikel ini

Kab. Bekasi, PostKeadilan – Berita VIRAL tentang oknum anggota DPRD Kab. Bekasi, Nyomarno yang kini telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Metro Bekasi sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Fandy, mendapat ‘Kritikan’ warga dan keluarga korban.

Diberitakan sebelumnya, (baca: Oknum DPRD Tersangka Pelaku Pengeroyokan Tidak Ditahan. Apakah ADIL?) keluarga korban mengungkapkan, seharusnya Polres Metro Bekasi sudah bisa melakukan penahanan, karena Nyumarno dan kawan-kawannya sudah jelas melanggar pasal 351 dan pasal 170 KUHP yang mana tuntutan hukumannya:

Pasal 351 ayat (2): Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, diancam pidana penjara paling lama 5 tahun.

Pasal 170 ayat (2) ke-1: Maksimal 7 tahun penjara (jika menghancurkan barang atau mengakibatkan luka-luka).

Pasal 170 ayat (2) ke-2: Maksimal 9 tahun penjara (jika mengakibatkan luka berat).

Baca Juga :  Disinyalir Ada Oknum Jaksa Dan Pengacara Lakukan ‘Pemerasan. JAM WAS : Jangan Coba-Coba Memain-Mainkan Perkara

Salah satu keluarga korban, yakni Nancy Angela Hendriks mengkritisi pihak Polri untuk tidak melupakan slogannya Presisi, yang mengayomi masyarakatnya.

Menurut Nancy, Revolusi Polri memang ada, akan tetapi hal itu percuma kalau hanya diganti aktor dan kepala-kepalanya, tanpa merubah sistem.

Karena itu, Nancy berharap kepada Polri untuk bisa mengembalikan kepercayaan rakyat dan kembalikan citra Polri.

“Khusus kasus pengeroyokan yang dilakukan Nyumarno dan teman-temannya, saya menguji Polres Metro Bekasi apakah masih pada Presisi ?, Apakah masih tunduk pada kekuasaan? Atau kakinya berada bersama rakyat di atas keadilan,” tegasnya Selasa (3/2/2026) lalu.

Menanggapi pernyataan keluarga korban sedemikian, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni memahami apa yang dirasakan keluarga korban.

Kepada PostKeadilan, Kapolres yang baru dilantik bulan Januari 2026 oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri ini menceritakan bahwa kasus itu sudah diproses.

Seperti diketahui , …………………….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

sabung ayam online judi bola online juara303 login Kreis 17 - Iserlohn juara303 sbobet88 mahjong ways judi bola judi bola juara303 juara303 slot thailand live casino