Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BogorHeadline News

Ketua LSM – LBH Kampak Mas RI DPD Jabar, Saya Akan Laporkan RSUD Ciawi Ke KPK

×

Ketua LSM – LBH Kampak Mas RI DPD Jabar, Saya Akan Laporkan RSUD Ciawi Ke KPK

Sebarkan artikel ini

BOGOR – Post Keadilan Di minta klarifikasinya oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Mafia Politik dan Korupsi Masyarakat Adil Sejahtera Republik Indonesia Dewan Pimpinan Daerah Jawa Barat (LSM KAMPAK MAS – RI DPD JABAR)
pada saat audiensi perihal adanya rekening Bank yang fungsinya menampung bunga Bank
dari sembilan deposito milik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi Kabupaten Bogor, Kepala Bagian (KABAG) Keuangan dan Tata Usaha (TU) RSUD Ciawi kompak jawab tidak ada dan tidak tahu. (26/03/21).

Baca Juga :  DPRD Jabar Berharap Perda tentang Penyelesaian Tuntutan Ganti Kerugian Daerah Segera Disosialisasikan

Menurut Ketua DPD Provinsi Jawa byarat LSM Kampak Mas RI, Wahidin menjelaskan hasil dari klarifikasi yang diberikan oleh pihak RSUD Ciawi pada saat audiensi tadi bahwa mereka (Kabag Keuangan dan Kabag TU) tidak tahu dan tidak ada yang namanya deposito dan rekening penampung bunga deposito tersebut.

“Mereka bilang kalau mereka tidak tahu dan tidak ada yang namanya depositu milik BLUD RSUD Ciawi apa lagi rekening di bank lain yang fungsinya menampung bunga bank dari deposito tersebut itu Kami tidak tahu” kata Wahidin menjelaskan hasil audiensinya pada saat dikonfirmasi di dampingi Sekretaris dan Bendahara serta beberapa anggotanya. (26/03/21)

Baca Juga :  Berhasil Operasi Pacemaker Ibundanya, Pimpinan Redaksi Media Online Liputan Berita7 Apresiasi RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid dan RS Jantung Harapan Kita

Selain itu juga Wahidin menerangkan, kalau Rahmi Winandari/Kabag keuangan dan H. Mardani Kabag TU, mengakui tidak pernah menerima pelimpahan berkas – berkas tersebut pada saat serah terima jabatan (Sertijab) pejabat lama ke pejabat baru.

Baca Juga :  3 DPD Desa Gunung Kembang kecamatan Merapi Timur dimintai keterangan oleh penyidik inspektorat

“Ibu Rahmi dan Pak Mardani pada saat memberikan keterangannya tadi mereka mengaku tidak pernah menerima berkas – berkas tersebut pada saat sertijab pejabat lama ke pejabat baru, keterangaan mereka semua kita rekam walaupun Bu Rahmi meminta kepada Kami agar tidak direkam dan dijadikan bahan kami,” kata Wahidin.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

sabung ayam online live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88