Paguyuban Batak Bersatu Sampaikan Penolakan Wisata Halal. Gubsu: Tidak Mungkin Dilakukan

Post Keadilan – Paguyuban Batak Bersatu ambil sikap dan sampaikan Penolakan Wisata Halal kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Paguyuban Batak Bersatu, Lambok F Sihombing kepada PostKeadilan, Rabu (4/9/2019).

“Sikap kita selaku generasi muda orang Batak sudah saya sampaikan langsung ke Bapak Edy Rahmayadi. Mengenai sikap rencana menjadikan Danau Toba Sebagai Tempat Wisata Syariah dan Halal, beliau (Gubsu) telah memberi tanggapan akan hal itu,” ujar Lambok.

Bacaan Lainnya

Lanjut Lambok, bahwasanya Gubsu meminta kepada kita semua untuk tidak termakan FITNAH, ADU DOMBA dengan informasi wacana tersebut.

“Beliau menyampaikan hal tersebut Tidak Benar dan tidak akan mungkin dilakukan,” beber Lambok memperlihatkan chat pembicaraan dengan orang nomor satu Propinsi Sumatera Utara itu.

“Jangan pernah dihasut orang yang tidak bertanggungjawab. Fitnah dan Adu Domba perbuatan sangat Jahat. Sama sekali saya tidak pernah berpikir itu,” jawab Gubsu Edy Rahmayadi dalam chat WA.

Mantan Jenderal TNI itu juga beri pandangan jika Wisata Syariah dan Halal diterapkan di Sumatera Utara. “Kabupaten mayoritas Islam saja tidak bisa, apalagi kabupaten mayoritas Nasrani. Cara yang sangat biadab melakukan itu,” tegas Edy.

Singal Situmorang, selaku Legal Hukum Paguyuban Batak Bersatu pun beri apresiasi atas pernyataan Gubernur Edy Rahmayadi demikian.

“Sebagaimana hal tersebut telah ditanggapi oleh Gubsu, kita menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada beliau,” beber Singal.

Maka untuk menjaga nama baik, kredibilitas terlebih selaku Pemerintah dengan Azas-azas umum pemerintahan yang baik, serta menjaga suasana Kondusif, aman, damai, dan ketentraman, hendaknya Gubsu Edy Rahmayadi berkenan memberikan klarifikasi Resmi.

“Agar wacana itu tidak menjadi bola liar, sebaiknya pak Gubernur beri pernyataan resmi melalui media atas ketidak benaran wacana tersebut. Sayapun selaku putra Batak Asli Samosir dengan tegas menyatakan bahwa Danau Toba adalah Kawasan Internasional Bukanlah Kawasan Wisata Halal & Syariah,” pungkasnya. (Simare/Herman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.