Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsSiantarVideo

PBB Kunjungi Keluarga Pekerja Migran Yang Terancam Hukuman Mati Di Malaysia

533
×

PBB Kunjungi Keluarga Pekerja Migran Yang Terancam Hukuman Mati Di Malaysia

Sebarkan artikel ini

Siantar ( Post Keadilan) – Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu (DPC PBB) Siantar kunjungi keluarga Jonathan Sihotang, pekerja migran Indonesia asal Pematang Siantar yang terancam hukuman mati di Malaysia atas tuduhan membunuh
majikannya.

Rombongan DPC PBB Siantar diketuai Fri Jamos Siregar Ritonga S.Pd dan Sekretaris Freddy Siahaan serta beberapa kader PBB disambut baik orang tua Jonatahan Sihotang, Asdin Sihotang di tempat kediamanan Jl. Damar Laut, Kel. Kahean, Kec. Siantar Utara, Kota P. Siantar, Rabu (29/7/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  Dengar Pendapat DPRD Toba: Pembangunan Restaurant Sinar Minang Balige Ternyata Sah dan Berizin

Asdin sambil memangku dua anak Jonatan Sihotang yang masih berusia 2 dan 9 tahun, sangat berharap PBB turut andil membantu anaknya dalam proses hukum di Malaysia.

Baca Juga :  Dr Syamsul Bahri Agus : kampanyekan misi GEMARIKAN, Tiga Dosen ITK IPB University Berikan Penyuluhan Pengolahan Bakso dan Siomay Ikan Patin

Kepada rombongan, Asdin ceritakan duduk persoalan yang dialami anaknya.

Jonathan dijanjikan gaji sebesar RM 15.000, namun hanya dikasih RM 3000. Itu pun dengan cara melemparkan ke wajah Jonathan.

‘Naik pitam dia, dibacoklah majikannya hingga meninggal dunia,” beber Asdin sambil berurai air mata.

Baca Juga :  Pastikan Taat Prosedur, Bawaslu Awasi Pelantikan PPK Pakpak Bharat

Dikatakan Asdin, Jonatan melakukan pembunuhan itu juga karena kesal dan kecewa kepada majikannya yang tidak membayar gajinya selama 9 bulan.

” Sementara si Jonathan kan harus membutuhi kehidupan anak-anaknya yang diitipkan ini. Karena gaji tak dibayar-bayar, jadi muncul nekatnya,” tambah Asdin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses