Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline Newsmedan

Perempuan SUMUT di Era Literasi dan Digitalisasi.

×

Perempuan SUMUT di Era Literasi dan Digitalisasi.

Sebarkan artikel ini

MEDAN POSTKEADILAN WorkshopDarma Wanita Persatuan (DWP) dengan tema “Peran Perempuan Dalam mendidik Generasi di Era Revolusi Industri 4.0” di Le Polonia Hotel, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (16/1/2023).

 

Pada kesempatan ini turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Arief S Trinugroho, OPD terkait, Dian Arif S Trinugroho selaku ketua DWP dan beberapa anggota DWP Sumut.

 

Dian Arif menerangkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendidik perempuan dalam menghadapi era revolusi industri. Karena pada era revolusi industri inibanyak tantangan yangdihadapi terutama bagi perempuan.

Baca Juga :  Peduli Yatim, KOTI Mahatidana MPC PP Kabupaten Bekasi Santuni Yatim dan Buka Puasa Bareng Dhuafa

 

“Selain tugas dan tanggung jawab sebagai Ibu Rumah Tangga, perempuan juga di tuntut untuk berkarier di luar rumah. Maka dari itu, peran perempuan ini harus didukung oleh pemerintah juga”kata Dian Arif.

 

Arif S Trinugroho mengatakan, “Saat ini perempuan masih juga kesulitan dalam menerima informasi yang benar-benar mereka butuhkan. Ini karena rasa khawatir dan terancam akan kejahatan atau pelecehan di ruang digital yang menyangkut privasi dan keamanan mereka”.

Baca Juga :  Kepala SMAN 19 Bekasi Ditetapkan Tersangka Korupsi, Ketua MKKS 'Menghindar

 

Arif S Trinugroho juga menjelaskan, khusus perempuan sebagai pengguna aktif media sosial instagram (50,8%). Perempuan sebagai pengguna media sosial yang paling banyak di usia 25-34 tahun (14,8%), 18-24 tahun (14,2%), 13-17 tahun (7,1%), 35-44 tahun (5,4%), 45-54 tahun (2,1%), dan di atas 55 tahun (1,4%).

Baca Juga :  Jalan Kabupaten Rusak, Kades Ladang Peris Kerahkan Alat Berat

 

Arif S Trinugroho berharap, perempuan dapat terus meningkatkan literasi digital dan memiliki kepercayaan diri untuk mengekspresikan diriberkarya di ruang digital dan harus mampu menguasai teknologi berbasis digital. Perempuan juga harus dapat bekerja, belajar, memperluas koneksi, dan menjangkau dunia tanpa adanya batasan dari dalam rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

sabung ayam online judi bola online juara303 login Kreis 17 - Iserlohn juara303 sbobet88 mahjong ways judi bola judi bola juara303 juara303 slot thailand live casino