Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BekasiHeadline News

RSUD Kabupaten Bekasi Tidak Peka Dalam Pencegahaan Penyebaran Covid 19 Limbah AC Di Taruh di Sembarang Tempat.

305
×

RSUD Kabupaten Bekasi Tidak Peka Dalam Pencegahaan Penyebaran Covid 19 Limbah AC Di Taruh di Sembarang Tempat.

Sebarkan artikel ini

Bekasi Postkeadilan –“Virus corona Covid-19 bisa bertahan hidup dan menyebar melalui permukaan benda yang terkontaminasi. Karena itu, semua orang diimbau selalu mencuci tangan setelah menyentuh permukaan benda di tempat umum.

Tapi, banyak orang mungkin belum mengetahui permukaan benda yang paling banyak terkontaminasi virus corona.  betapa sedikitnya yang orang ketahui tentang penularan virus corona Covid-19.

Baca Juga : UMK Kabupaten Bekasi , Plt Bupati Rekomendasikan UMK Tahun 2022 Naik 5,51 Persen

Baca Juga :  Musdes Dolokmargu Lintongnihuta RKPDes 2023

Karena, virus corona berpotensi menularkan selama berhari-hari dan berminggu-minggu dalam pengaturan suhu sedang. Ada pula kemungkinan bahwa apapun bisa meningkatkan risiko penularan virus corona.

Meski begitu ada beberapa permukaan benda yang membawa risiko penularan virus corona lebih tinggi daripada lainnya, misalnya AC .

AC merupakan keluar masuk udara lewat ventilasi dan di sedot kedalam ruangan .

Baca Juga :  Plt Walikota Bekasi Lepas 35 Penggiat KORMI Bertanding di Tingkat Nasional

Tetapi di salah satu Rumah sakit Umum Daerah ( RSUD)Kabupaten bekasi bekas  mesin penyedot udara / Blowernya ditaruh di tempat sembarangan dekat dengan lalu lalang orang lewat keluar masuk ke Rumah sakit yang akan berakibatnya penyebaran virus cepat tersebar .

Yudi pengunjung Rumah Sakit mengatakan kok bekas limbah  AC di taruh di tempat yang padat di lalui orang ujarnya.Selasa( 30/09/ 2021)

Baca Juga :  Pj Gubsu Hassanudin Kunjungi Stan Dekranasda Humbahas di JCC Jakarta

Mestinya pihak Rumah sakit harus peka dalam menempatkan bekas  blower AC yang tidak terpakai  jangan di taruh di sembarang tempat ,apalagi pemerintah sedang galak galaknya mencegah penyebaran covit 19 apakah Rumah sakit tidak peduli untuk mencegah penyebaran covit 19 .” Pungkasnya (yudi/ars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses