Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Sikap warga pilar untuk membatalkan esekusi Lahan di dukung PN cikarang

×

Sikap warga pilar untuk membatalkan esekusi Lahan di dukung PN cikarang

Sebarkan artikel ini

Cikarang – Postkeadilan Pengadilan Negeri Cikarang mendukung warga Kampung Pilar melakukan langkah Hukum untuk membatalkan eksekusi lahan. Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Kepala Pengadilan Negeri Cikarang Decky Christian.

“Kami himbau warga untuk menempuh upaya hukum,” ucapnya ketika diwawancarai oleh awak media, Kamis (12/09/2019).

Lanjut dia mengatakan mengenai eksekusi pihaknya menunggu kesiapan dari pihak Keamanan yakni Polres Metro Bekasi untuk melaksanakan eksekusi lahan warga Kampung Pilar.

Baca Juga :  151 Petani Swadaya Batanghari Dapat Program SMile

“Eksekusi sampai sekarang belum menentukan waktu karena terkait dengan pengamanan jadi kita menunggu dari kesiapan Polres Metro Bekasi, kalau mereka sudah menyatakan siap kapan baru kita akan melaksanakan eksekusi tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H

Sementara itu menurut Naseh Kamal, Korlap Aksi FOWAPTI mengatakan, bahwa warga akan melakukan upaya apapun untuk menghentikan eksekusi.

“Warga Pilar akan melakukan segala upaya untuk menghentikan eksekusi, termasuk jalur hukum yang akan didampingin oleh LBH,” ujarnya di sela Aksi FOWAPTI.

Baca Juga :  Banjir Bandang Di Kabupaten Samosir menelan Korban terseret arusA Akhirnya Ditemukan Tim SAR Gabungan.

Perlu diketahui warga Kampung Pilar adalah korban dari persengketaan dari Drs Cipto Sulistio sebagai pemohon eksekusi dan Edi Chandra sebagai termohom eksekusi. Hal tersebut dibuktikan dengan putusan Pengadilan Negeri Bekasi. Untuk nomor perkara 234 pada tahun 2011 pengadilan negeri Bekasi.(lenny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses