Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Walau VIRAL Tudingan Dugaan Pungli dan Kecurangan SPMB, Kepala SMAN 4 Bekasi Tetap Bertengger. KCD Ditenggarai Lindungi Kepala Sekolah

×

Walau VIRAL Tudingan Dugaan Pungli dan Kecurangan SPMB, Kepala SMAN 4 Bekasi Tetap Bertengger. KCD Ditenggarai Lindungi Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini

Bekasi, PostKeadilan – Sosok Kepala SMAN 4 Bekasi inisial RS yang tetap bertengger walau diterpa tudingan dugaan pungutan liar (Pungli) dan lakukan dugaan kecurangan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), menjadi sorotan masyarakat Bekasi.

Ironinya, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat (Jabar) Wilayah 3 Bekasi sebagai Pengawas dan Pembina Kepala Sekolah, ditenggarai malah lindungi RS dari tuduhan tersebut.

Alkisah, bertahun-tahun RS menjabat Kepala SMAN 4 Bekasi sejak tahun 2023, dia (RS) dan nama sekolahnya acap kali menjadi trading topik. Bahkan di Tahun 2026, RS dan SMAN 4 Bekasi VIRAL di Media tentang dugaan Pungli dan kecurangan pada event Penerimaan Murid Baru (PMB)

Pada bulan Februari 2026 misalnya. Dikutip dari berita inijabar.com mengenai dugaan Pungli di SMAN 4 Bekasi.

Kutipan pada paragraf terakhir: ‘Pernyataan komite bahwa tidak ada penetapan jumlah nominal uang dalam sumbangan berbanding terbalik dengan fakta yang ditemukan bukti adanya hasil musyawarah atau notulen salah satu kelas yang salah satu poin menyebut maximal sumbangan sukarela Rp2 juta per kelas per bulan atau dirinci per siswa Rp50 ribu selama 4 bulan’.

Lalu pada event PMB. Banyak media angkat berita dugaan kecurangan di event itu. Tokoh masyarakat, Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) dan bahkan anggota Legislatif pun ambil andil angkat bicara.

“Di SMAN 4 Kota Bekasi itu selalu terjadi siswa siluman setiap tahun penerimaan murid baru, ada oknum-oknum panitia SPMB yang bermain,” ujar Anggota DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, seperti dilansir inijabar.com pada tanggal 16 Juni 2026.

Persoalan dugaan kecurangan PMB dilaporkan ke KCD. Ternyata banyak pula LSM dan Media hadir ke kantor KCD untuk melaporkan dan sekaligus mengkonfirmasi dugaan kecurangan PMB di SMAN 4 Bekasi.

Persoalan paling signifikan pada PMB SMAN 4 Bekasi, mengenai Jalur Domisili yang dituding pakai data ‘SILUMAN’.

Berdasarkan informasi masyarakat, hasil investigasi lapangan, serta ditemukan banyak kejanggalan yang terjadi pada jalur Domisili ‘SILUMAN’, rerata Kartu Keluarga (KK) calon murid baru (CMB) yang diterima di SMAN 4 Bekasi, disinyalir ASPAL (Asli tapi PALSU). Pasalnya banyak barcode pada KK yang diloloskan tak dapat terbaca, tapi tetap diloloskan oknum operator dan atau panitia SPMB SMAN 4 Bekasi.

Baca Juga :  2 Orang Dari Cabor Atletik Kebanggaan Humbahas Raih Medali Perak di Porprovsu.

Kemudian, saat dikonfirmasi tentang 2 CMB yang awalnya tidak masuk Kuota PEMETAAN dibawah Radius 700 Meter, tapi masuk pada tahap 2 dengan terjadinya penggeseran titik koordinat agar lebih dekat dari ke sekolah, pihak SMAN 4 Bekasi kelabakan menjawab di hadapan Pengawas KCD.

Alih-alih disalahkan, temuan itu bak dianggap tidak berarti alias bukan persoalan yang mencolok. Pada hal pergeseran sekitar 100 meteran pada jalur Domisili terjadi, membuktikan adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oknum operator SMAN 4 Bekasi.

Dikonfirmasi kepada Kepala KCD Pendidikan Wilayah 3, Dr. Rina Parlina, S.I.P., M.M terkait progres laporan dugaan kecurangan PMB di SMAN 4 Bekasi serta sangsi apa yang diterapkan kepada RS sebagai penanggung jawab, Rina berkilah tidak ada pelanggaran.

“Kami telah memeriksa RS. Tidak terbukti melakukan pelanggaran,” jawab Rina melalui chat WhatsApp (WA), Kamis (13/8/2026) siang.

Coba digali lebih jauh, apakah wajar bila setiap tahun ada 200 an murid masuk jalur Domisili per tahun dibawah Radius 700 meter? Hingga berita dilansir, Rina tidak berikan jawaban.

Tempat terpisah, awak media menginformasikan dan mengirimkan sejumlah data kepada mitra kerja di institusi Kepolisian, agar persoalan SMAN 4 Bekasi, dilakukan cek and ricek ulang mengenai kebenaran yang terjadi atas tudingan dugaan Pungli dan dugaan Kecurangan PMB di SMAN 4 Bekasi.

“Siap monitor. Kami akan segera undang dan minta klarifikasi,” balas petugas Unit Tipikor yang namanya enggan untuk dimuat, melalui chat WA, Kamis (13/8/2026) sore. Bersambung… (Simare/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://juara303z.org/ https://www.rhinologyonline.org/ https://bumbumedan.com/ https://canildobalacobraco.com.br/ https://www.flvw-iserlohn.de/ https://bighand.jp/ https://www.cetinsayahukuk.com/hakkimizda/ https://lomonosovlo.ru/contacts/ https://www.casadeapoio.com.br/ psykologpernillezoega.dk