oleh

Bupati Toba Pastikan Semua Warga Terdata Terima Bantuan

Toba, PostKeadilan – Hal keluhan sejumlah warga terdampak Pandemi Corona yang belum dapat bantuan, Bupati Toba Darwin Siagian berikan keterangan.

Melalui akun Facebook miliknya, Darwin Siagian tegas mengatakan Pemkab Toba tidak inginkan ada warga yang layak menerima bantuan tidak terdata.

banner 400x130

Demikian tulisan akun Darwin Siagian: Siang tadi di halaman kantor Bupati Toba, saya dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerima kehadiran beberapa warga Kelurahan Sangkarnihuta, Balige. Mereka hadir untuk menyampaikan aspirasinya terkait bantuan sosial tunai (BST) yang menyasar warga terdampak pandemi covid-19. Aspirasi mereka telah kami terima untuk kami tindaklanjuti, sehingga tidak ada warga terdampak yang layak menerima bantuan, namun tidak terakomodir.

Terkait dengan bansos bagi warga yang terdampak covid-19 ini, perlu kita pahami bersama bahwa pada prinsipnya pemerintah Kabupaten Toba tidak mau ada warga yang layak menerima bantuan tidak terdata.

“Kami berkeinginan semua yang berhak terdata dan menerima bantuan,” tulis Darwin, Rabu (13/5/2020) malam.

Lanjut Darwin, kita juga harus memahami bahwa bantuan yang diterima tidak boleh tumpang tindih. Dengan kata lain, satu keluarga hanya bisa menerima satu jenis bantuan saja, baik bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako Kemensos, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos, Bantuan Sosial Tunai Dana Desa maupun Sembako APBD.

“Mengenai data para penerima BST dari pemerintah pusat, kami melihat masih perlu perbaikan. Supaya bantuan tepat sasaran dan tidak ada yang dobel. Untuk itu, kami masih terus bekerja memverifikasi data,” jelasnya.

Sementara itu proses distribusi bantuan tetap berjalan.

“Saya sudah menginstruksikan seluruh camat, kepala desa dan lurah supaya terus turun langsung mengecek warganya untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” tutupnya.

Siang sebelumnya, awak media ini temui beberapa warga Tidak Mampu di Desa Tangga Batu Kecamatan Tampahan yang belum pernah mendapat bantuan sama sekali. “Kami belum pernah dapat bantuan apa-apa dari pemerintah. Mohon maaf, padahal banyak orang yang lebih berada dari kami selalu dapat bantuan,” keluh Aritonang di ladangnya, Rabu (13/5/2020) siang kepada PostKeadilan.

Sejurus kemudian awak media ini Posting Video wawancara tersebut ke Media Sosial Facebook.

Beberapa pekan sebelumnya juga, awak media ini Posting tentang Keluarga Miskin yang tidak punya Penerangan listrik serta MCK. Mirisnya, bertahun-tahun keluarga ini TIDAK PERNAH DAPAT BANTUAN/PERHATIAN PEMERINTAH.

Keluarga itu sangat mengharapkan adanya bantuan Pemerintah. “Ya kalau ada bantuan, kita sangat berterimakasih. Kalau tak dapat, apa boleh buat,” kata Siregar berdialek Batak Toba.

Siregar yang kesehariannya bekerja ‘gaji-gajian di ladang orang ini, miliki anak 3 orang dan beristri Disabilitas.

“Kami pikir sih tidak adil. Kenapa yang lain dapat, kami tidak.?,” tanya ia bernada hiba.. (R-01/Dahlan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed