Demo 313 Tuntut Pembebasan, Polri Tetap Prosedur Hukum

- Penulis

Sabtu, 1 April 2017 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Post Keadilan – Massa aksi 31 Maret 2017 atau 313 mengancam bakal mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, jika polisi tak melepaskan Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath bersama empat orang lain. Tapi, Polri tak bisa begitu saja memenuhi tuntutan massa.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebut ada tahapan proses hukum yang harus dijalani. “Pemeriksaan belum selesai, kalau di dalam proses pemeriksaan hukum acara. Kepolisian punya waktu 1 x 24 jam untuk menyelesaikan pemeriksaan awal,” ujarnya di Pos Keamanan di Silang Utara Monas, Jakarta, Jumat (31/3).
Al Khaththath dan kawan-kawan sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Kepolisian mengantongi bukti. Hanya, Boy menampik tahu tentang temuan uang di kamar hotel tempat Al Khaththath menginap. “Belum dengar,” kata Boy.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengkritisi soal tuntutan pembebasan Al Khaththath dan kawan-kawan. Kepolisian tak bisa ditekan-tekan. “Nanti semuanya minta keluar,” kata Argo.

Baca Juga :  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Adakan adakan Bulan Bhakti Peternakan Hewan tingkat Kabupaten Brebes

Argo memastikan, penangkapan sesuai prosedur. Pencidukan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Informasinya, selain Al-Khaththath, empat orang lainnya itu masing-masing Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha, Dikho Nugraha, dan Andry. Mereka dibekuk di tempat terpisah dan kini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Baca Juga :  Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Warga Kabupaten Bekasi Kesulitan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Al-Khaththath dan kawan-kawan terancam dijerat Pasal 107 KUHP tentang makar dengan maksud menggulingkan pemerintahan. Juga Pasal 110 tentang pemufakatan dengan maksud mengerahkan orang melakukan kejahatan.
Di tempat demo, orator teriak minta pembebasan para tersangka tersebut. “Tidak ada lagi komando. Kita bergerak ke Mako Brimob jika sampai besok Kiai Haji Muhammad Al-Khaththath tak dibebaskan. Siap?” seru orator dari atas mobil komando, di Bundaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (31/3).
Orator itu mengaku sudah berbicara langsung dengan anggota Polri dan Al-Khaththath bakal dilepaskan malam ini. “Jika sampai besok tidak dilepaskan, kita akan jemput ke Mako Brimob,” ujar si orator.

Baca Juga :  PT TPL Beri Dukungan 30 Kg Benih Padi Kepada Kelompok Tani Maju Desa Tangga Batu II sosialisasikan Jajar Legowo

Al-Khaththath ditangkap polisi dini hari tadi dengan sangkaan pemufakatan makar. Dia digiring ke Mako Brimob bersama empat orang lainnya. Polisi telah menetapkan Khaththath sebagai tersangka makar.
Aksi 313 kali ini berpusat di Bundaran Patung Kuda. Sebelum itu, massa lebih dulu salat Jumat di Masjid Istiqlal. Massa kemudian berjalan kaki menuju Patung Kuda.

Tuntutan aksi 313 awal initnya adalah meminta Ahok segera ditahan atas kasus dugaan penodaan agama. Aksi juga meminta pemerintah segera memberhentikan sementara Ahok dari jabatan gubernur DKI lantaran berstatus terdakwa kasus penodaan agama. Simare/Tim

Berita Terkait

Kasus Rempang, NCW: Rakyat Rindu Sosok Jokowi Yang Peduli Dengan Jeritan Rakyat
Kepala SMAN 10 Kota Bekasi: Pengadaan Unit Mobil Sekolah Adalah Inisiatif Komite, Hal Sumbangan Tidak Dipaksakan
Tentang Sumbangan Dari Orang Tua Murid, Ini Penjelasan Kepala SMAN 4 Kota Bekasi
Panen diboikot Puskopad. Kini dipanen Orang Tak diKenal (OTK)
Ini Penjelasan Dirjen GTK Tentang PPPK Honorer
Caleg Demokrat NURAINI Blusukan dan Silahturahmi Ke Posko PP Ranting Margahayu
KCD Wilayah Tiga Jawa Barat Beri Penjelasan Terkait Sejumlah Berita
Para Oknum PPK Pembangunan RPS Pada 2 SMK NEGERI, Akhirnya Ditetapkan Tersangka Dan Langsung Ditahan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 September 2023 - 11:29 WIB

Kasus Rempang, NCW: Rakyat Rindu Sosok Jokowi Yang Peduli Dengan Jeritan Rakyat

Selasa, 26 September 2023 - 15:38 WIB

Kepala SMAN 10 Kota Bekasi: Pengadaan Unit Mobil Sekolah Adalah Inisiatif Komite, Hal Sumbangan Tidak Dipaksakan

Senin, 25 September 2023 - 17:40 WIB

Tentang Sumbangan Dari Orang Tua Murid, Ini Penjelasan Kepala SMAN 4 Kota Bekasi

Sabtu, 23 September 2023 - 16:39 WIB

Panen diboikot Puskopad. Kini dipanen Orang Tak diKenal (OTK)

Jumat, 22 September 2023 - 16:54 WIB

Ini Penjelasan Dirjen GTK Tentang PPPK Honorer

Kamis, 21 September 2023 - 20:19 WIB

KCD Wilayah Tiga Jawa Barat Beri Penjelasan Terkait Sejumlah Berita

Kamis, 21 September 2023 - 18:47 WIB

Para Oknum PPK Pembangunan RPS Pada 2 SMK NEGERI, Akhirnya Ditetapkan Tersangka Dan Langsung Ditahan

Kamis, 21 September 2023 - 17:32 WIB

Akses Panen ditutup Puskopad TNI Bukit Barisan. Puluhan Warga Ramunia Mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara

Berita Terbaru

Advertorial

Panen diboikot Puskopad. Kini dipanen Orang Tak diKenal (OTK)

Sabtu, 23 Sep 2023 - 16:39 WIB

Headline News

Ini Penjelasan Dirjen GTK Tentang PPPK Honorer

Jumat, 22 Sep 2023 - 16:54 WIB

error: Peringatan: Pemilihan konten dinonaktifkan!!