oleh

Libatkan Wali Murid, Sosialisasi Sambut Kedatangan Peserta Didik Baru SMAN 7 Batanghari

POSTKEADILAN.COM, Batanghari — Komite Sekolah dan SMA Negeri 7 Batang hari gelar Sosialisasi dengan melibatkan orangtua wali murid dalam rangka menyambut kedatangan peserta didik baru.

Kegiatan dilaksanakan di Aula SMAN 7 Batanghari yang beralamat di Kelurahan Simpang Sungai Rengas, kecamatan Maro Sebo Ulu dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, Senin (12/7/2021).

banner 400x130

Sosialisasi dengan para orang tua siswa tersebut dalam rangka penyambutan siswa/ siswi baru yang Telah berhasil di terima menjadi peserta didik baru di SMAN 7 Batanghari.

Kepsek SMAN 7 Batanghari, H. M. Helmi, S.Pd di dampingi Ketua komite Sekolah menerangkan kedatangan kita ke sekolah ini adalah amanah bahwa kita diberikan kewajiban untuk mendidik anak kita. Kalau untuk sekolah ini wajib, baik untuk umum maupun agama.

“Bagi kita orang tua yang betul-betul memperhatikan pendidikan anaknya maka jagalah dan berikan kesempatan serta ruang kepada anak kita. Yang terpenting bapak ibu berniat anaknya agar menjadi berguna bagi Nusa dan bangsa,” Ujarnya.

Baca Juga :Suhaimi Kembali Calonkan Diri Dengan Nomor Urut 2 di Pilkades Ampelu

Kepsek H. M. Helmi, S.Pd juga menyampaikan, siswa siswi yang sudah diterima di sekolah ini pada hari berikutnya, Selasa (13/7/2021) akan dilaksanakan Psyko test yang mana psyko test tersebut di bayar sepenuh nya oleh pihak sekolah.

Kepsek menjelaskan untuk sumbangan komite diperuntukan untuk Guru dan TU yang tidak bisa dibayar dengan dana BOS dan dari APBD.

“Sumbangan komite sesuai dengan kemampuan dan keikhlasan orang tua wali murid dan yang tidak mampu di gratiskan dengan menyerahkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa dan lurah setempat,” Tutup Kepsek, H. M. Helmi, S.Pd

Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dewi Suryani, S.Pd dihadapan wali murid menyampaikan dimasa pandemi Covid-19 anak-anak dibatasi waktu untuk datang ke sekolah.

“Nanti kita pakai shift, jangan sampai terulang kembali kejadian seperti tahun belakang. Kita belajar tatap muka tetapi hanya setengah, shift A itu 3 hari dan shift B itu 3 hari,” Jelasnya.

Diketahui peserta didik yang diterima berjumlah 250 Siswa dan siswi dengan proses yang panjang melalui sistem PPDB yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan provinsi Jambi. (Edo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar

News Feed